EKSPLORASI MINERAL LOGAM DENGAN METODE RESISTIVITAS KONFIGURASI DIPOLE-DIPOLE DI DAERAH TUMBANG BARAOI KECAMATAN PETAKMALAI KABUPATEN KATINGAN PROVINSI KALIMANTAN TENGAH

Windarto, Wahyu (2012) EKSPLORASI MINERAL LOGAM DENGAN METODE RESISTIVITAS KONFIGURASI DIPOLE-DIPOLE DI DAERAH TUMBANG BARAOI KECAMATAN PETAKMALAI KABUPATEN KATINGAN PROVINSI KALIMANTAN TENGAH. Other thesis, UPN "Veteran" Yogyakarta.

[img] Text
00-ABSTRAK.pdf

Download (10kB)
[img] Text
00-ABSTRACT.pdf

Download (8kB)

Abstract

Eksplorasi awal yang dilakukan di daerah Tumbang Baraoi, Kecamatan Petakmalai, Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah dengan menggunakan metode resistivitas konfigurasi dipole-dipole ini bertujuan untuk mengetahui keterdapatan mineral logam di bawah permukaan berdasarkan nilai resistivity batuan. Peralatan utama yang digunakan dalam pengambilan data adalah Resistivitymeter Syscal beserta peralatan penunjang lainnya. Spasi elektroda yang digunakan 20 meter, n pengukuran 10, panjang lintasan 500 meter dan pengambilan data sebanyak 20 lintasan. Dari hasil interpretasi penampang true resistivity 2D hasil inversi, dapat dikelompokkan empat jenis batuan penyusunnya yaitu, mineral logam (berupa bijih besi oksidasi) dengan nilai tahanan jenis rendah < 20 ohm.m, lapisan batupasir dan lempung 20-50 ohm.m, napal selang-seling gamping pasiran 50-200 ohm.m dan batuan beku andesit hasil intrusi > 200 ohm.m. Informasi Anomali yang menunjukkan keterdapatan mineral logam hanya setempat dan tidak menerus baik lateral maupun vertikal. Anomali tersebut berkorelasi dengan singkapan yang ada di permukaan dan banyak hanya berbentuk bolder-bolder yang ada di permukaan. Kata Kunci: Resistivitas, dipole-dipole, mineral logam This pre-exploration in area of Tumbang Baraoi, subdistrict Petakmalai, Regent Katingan Of Middle Kalimantan Province with dipole-dipole configuration resistivitiy method is established to discover the metal mineral occurrence under the surface based on the rock resistivity. Primary device employed for data mining is Resistivitymeter Syscal assisted by other complimentary devices. The electrode interval is 20 m, 10 measurements for n, 500 m line length and 20 lines for data mining. Result of inversion 2D true resistivity diameter cut interpretation is categorized into four elements composition, metal mineral (oxide iron ore) with low resistitvity value < 20 ohm.m, sandstone and clay sedimentary 20-50 ohm.m, sandy limestone with napal alternatively 50-200 ohm.m, and andesite frozen rock from intrusion > 200 ohm.m. Both vertically nor laterally, only local occurence of anomali information is shown, not continously. The anomali corelated with the discoverance appears on the surface and in forms of bolders. Keywords: resistivity, dipole-dipole, metal mineral

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: Q Science > QC Physics
Divisions: Faculty of Engineering, Science and Mathematics > School of Engineering Sciences
Depositing User: Eko Suprapti
Date Deposited: 02 Jun 2016 07:21
Last Modified: 02 Jun 2016 07:21
URI: http://eprints.upnyk.ac.id/id/eprint/2906

Actions (login required)

View Item View Item