PERENCANAAN HYDRAULIC JET PUMP PADA SUMUR X-01 DI LAPANGAN KAWENGAN PT.PERTAMINA EP REGION JAWA FIELD CEPU

SUWANTO WIJAYA, LEONARDO (2012) PERENCANAAN HYDRAULIC JET PUMP PADA SUMUR X-01 DI LAPANGAN KAWENGAN PT.PERTAMINA EP REGION JAWA FIELD CEPU. Other thesis, UPN ''VETERAN'' YOGYAKARTA.

[thumbnail of RINGKASAN LEONARDO.pdf]
Preview
Text
RINGKASAN LEONARDO.pdf

Download (68kB) | Preview

Abstract

Sumur X-01 telah diproduksikan menggunakan Sucker Rod Pump
dan pada 30 Nov 2011 tercatat menghasilkan laju alir 29,6 BFPD dengan kadar
water cut 76,6 %. Laju alir ini dianggap rendah mengingat dalam sejarah
produksinya sumur X-01 mampu untuk berproduksi di kisaran 140-200 BFPD.
Diprediksikan ketidakstabilan dan penurunan produksi di Sumur X-01
belakangan ini berkaitan erat dengan tingginya frekwensi perawatan sumur.
Karakteristik lapangan Kawengan yang memiliki kadar kepasiran tinggi sering
mengakibatkan permasalahan pada pompa Sucker Rod sehingga effisiensi
pompanya turun. Pada 30 Nov 2011 sendiri effisiensi pompa Sucker Rod
hanya tercatat sebesar 8%.
Hydraulic Jet Pump, disingkat menjadi HJP, adalah salah satu
metode pengangkatan buatan yang diharapkan mampu menangani problem
produksi yang terdapat di lapangan Kawengan. HJP memiliki kemampuan
penanganan problem kepasiran dengan cukup baik, hal ini dikarenakan HJP
tidak memiliki komponen-komponen padatan yang bergerak yang dapat
dirusak oleh abrasi pasir. HJP juga minim perawatan dan dalam pengoperasian
pasang dan cabut pompa dapat dilakukan cukup dengan menggunakan sistem
hidraulis tanpa memerlukan rig atau crane.
Dengan mempertimbangkan kemampuan produksi reservoir
(Qmaks=348,49BPD) dan sejarah produksi dilakukan perhitungan perencanaan
HJP dengan target produksi sebesar 150 dan 200 BPD. Dari hasil desain
perhitungan diketahui sumur X-01 paling optimum diproduksikan
menggunakan Pompa National 7C dengan pertimbangan efisiensi pompa yang
baik dan tidak membutuhkan daya pompa yang terlalu besar. Walaupun secara
umum pada target laju produksi 150 BPD dapat menggunakan semua
kombinasi pompa, sedangkan pada target laju produksi 200 BPD pompa 6C
dan 5D tidak dapat digunakan karena telah melampaui batas kavitasi.

Item Type: Thesis (Other)
Subjek: T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General)
Divisions: x. Faculty of Engineering, Science and Mathematics > School of Engineering Sciences
Depositing User: Erny Azyanti
Date Deposited: 02 Jun 2016 05:38
Last Modified: 02 Jun 2016 05:38
URI: http://eprints.upnyk.ac.id/id/eprint/2882

Actions (login required)

View Item View Item