USULAN PERANCANGAN LINGKUNGAN KERJA FISIK BERDASARKAN ASPEK PENCAHAYAAN DAN ASPEK TEMPERATUR PADA LANTAI PRODUKSI (Studi kasus di UMKM D’Lima Jaya, Desa Kalisube, Banyumas, Jawa Tengah)

Pratama, Afidiansa (2021) USULAN PERANCANGAN LINGKUNGAN KERJA FISIK BERDASARKAN ASPEK PENCAHAYAAN DAN ASPEK TEMPERATUR PADA LANTAI PRODUKSI (Studi kasus di UMKM D’Lima Jaya, Desa Kalisube, Banyumas, Jawa Tengah). Other thesis, UPN "Veteran" Yogyakarta.

[thumbnail of 122160088_COVER.pdf]
Preview
Text
122160088_COVER.pdf

Download (134kB) | Preview
[thumbnail of 122160088_DAFTAR ISI.pdf]
Preview
Text
122160088_DAFTAR ISI.pdf

Download (143kB) | Preview
[thumbnail of 122160088_HALAMAN PENGESAHAN.pdf]
Preview
Text
122160088_HALAMAN PENGESAHAN.pdf

Download (252kB) | Preview
[thumbnail of 122160088_ABSTRAK.pdf]
Preview
Text
122160088_ABSTRAK.pdf

Download (70kB) | Preview
[thumbnail of 122160088_DAFTAR PUSTAKA.pdf]
Preview
Text
122160088_DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (68kB) | Preview
[thumbnail of DRAF-TA2-AFIDIANSA-PRATAMA-122160088--3-.pdf] Text
DRAF-TA2-AFIDIANSA-PRATAMA-122160088--3-.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (7MB)

Abstract

ABSTRAK
Lingkungan kerja mempunyai pengaruh langsung terhadap karyawan yang
melaksanakan proses produksi di dalam perusahaan. Pada Permenkes No.70 Tahun 2016
tentang standar dan persyaratan kesehatan lingkungan kerja industri mengatur untuk
mencegah timbulnya gangguan kesehatan dan pencemaran lingkungan di industri,
lingkungan kerja industri harus memenuhi standar dan persyaratan kesehatan agar pekerja
dapat melakukan pekerjaan sesuai jenis pekerjaannya. D’lima Jaya Mandiri merupakan
Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) yang berada di Desa Kalisube RT.04/RW.04,
Banyumas, Jawa Tengah. Perusahaan beroperasi selama 7 jam dalam satu hari dan hari
libur pada hari Minggu. UMKM D’lima Jaya Mandiri menggunakan lahan seluas 280 m2
memiliki suhu pada lantai produksi sangat tinggi dan juga pencahayaan yang sangat minim.
Suhu pada masing masing ruangan adalah pada garasi 39°C, pemanasan 42°C, pengemasan
40°C dan pendinginan 39°C. Pada pengukuran tingkat iluminasi masing masing ruangan
adalah garasi 22 lux, pemanasan 20 lux, pengemasan 21 lux dan pendinginan 22 lux.
Penelitian ini menggunakan metode pengukuran faktor fisik yang agar sesuai
dengan Permenkes N0 70 Tahun 2016 dengan melakukan evaluasi dan usulan rancangan
pada pencahayaan dan temperatur pada lingkungan kerja. Berdasarkan penelitian yang
telah dilakukan dihasilkan rancangan lingkungan kerja yang memenuhi peraturan
Permenkes No. 70 Tahun 2016 adalah dengan menambahkan 13 lampu yang memiliki
kekuatan lumen 11.000 yang dapat meningkatkan 200-500 lux dan 3 exhaust tipe L – 75
yang memiliki kekuatan hisap 52,47 m3/menit. Desain perbaikan dilakukan menggunakan
software DIALux dengan menginputkan data hasil perhitungan yang ada, sehingga
didapatkan kondisi yang nantinya terjadi jika pemasangan lampu sesuai dengan
perhitungan yang dilakukan.
Peletakan lampu dilakukan di tengah ruangan dengan jarak antar lampu 3 meter
sehingga untuk 1 lampu dapat menerangi 21 m2 luas ruangan. Peletakan exhaust dilakukan
di tengah ruangan dengan jarak antar exhaust 13 meter sehingga untuk 1 exhaust dapat
mensirkulasikan udara 354,9 m3 hingga 382,2 m3.
Kata kunci: Lingkungan kerja, Pencahayaan, Temperatur, DIALuxABSTRACT
The work environment has a direct influence on employees who carry out the
production process within the company. In Permenkes No. 70 of 2016 concerning
standards and requirements for the health of the industrial work environment, it is
regulated to prevent health problems and environmental pollution in industry, the
industrial work environment must meet health standards and requirements so that workers
can do work according to the type of work. D'lima Jaya Mandiri is a Micro, Small and
Medium Enterprise (UMKM) located in Kalisube Village RT.04/RW.04, Banyumas,
Central Java. The company operates 7 hours a day and holidays on Sundays. UMKM
D'lima Jaya Mandiri uses an area of 280 m2 and has a very high temperature on the
production floor and very minimal lighting. The temperature in each room is 39°C in the
garage, 42°C heating, 40°C packaging and 39°C cooling. In the measurement of the
illumination level of each room, the garage is 22 lux, heating is 20 lux, packaging is 21 lux
and cooling is 22 lux.
This study uses a method of measuring physical factors in accordance with
Permenkes No. 70 of 2016 by evaluating and proposing designs on lighting and
temperature in the work environment. Based on the research that has been done, a work
environment design that meets the Permenkes No. 70 of 2016 is to add 13 lamps that have
a lumen power of 11,000 which can increase 200-500 lux and 3 exhaust types L - 75 which
have a suction power of 52.47 m3/minute. The repair design is carried out using the
DIALux software by inputting the existing calculation data, so that the conditions that will
occur if the lamp installation is in accordance with the calculations carried out.
The lamp is placed in the middle of the room with a distance of 3 meters between
lamps so that for 1 lamp it can illuminate 21 m2 of room area. The placement of the exhaust
is carried out in the middle of the room with a distance between the exhausts of 13 meters
so that for 1 exhaust it can circulate air from 354,9 m3 to 382,2 m3.
Keywords: Work environment, Lighting, Temperature, DIALux

Item Type: Thesis (Other)
Uncontrolled Keywords: Lingkungan kerja, Pencahayaan, Temperatur, DIALux
Subjects: H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor
Divisions: Faculty of Engineering, Science and Mathematics > School of Engineering Sciences
Depositing User: Eko Yuli
Date Deposited: 29 Dec 2021 04:20
Last Modified: 17 Mar 2023 07:59
URI: http://eprints.upnyk.ac.id/id/eprint/27538

Actions (login required)

View Item View Item