STUDI LABORATORIUM PENGARUH PENAMBAHAN ADDITIVE XCD POLYMER DAN HEC TERHADAP SIFAT FISIK STIFF FOAM MUD DIKONDISIKAN SAMPAI TEMPERATUR 150°C

SARMENTO, LUCAS MARQUES (2012) STUDI LABORATORIUM PENGARUH PENAMBAHAN ADDITIVE XCD POLYMER DAN HEC TERHADAP SIFAT FISIK STIFF FOAM MUD DIKONDISIKAN SAMPAI TEMPERATUR 150°C. Other thesis, UPN "Veteran" Yogyakarta.

[img]
Preview
Text
RINGKASAN.pdf

Download (8kB) | Preview

Abstract

Studi penelitian ini dilakukan dengan menggunakan surfaktan sebagai foaming agent yang dicampurkan pada lumpur pemboran water base mud sehingga menjadi stiff foam yang dapat digunakan untuk pemboran pada formasi bertekanan rendah (subnormal pressure) untuk menghindari terjadinya loss circulation. Bentonite yang digunakan dalam pembuatan stiff foam ini adalah bentonite LAB yang diproduksi oleh PT. MAHESA REKATAMA ENGINEERING. Sedangkan untuk surfaktan yang digunakan berjenis Alkyl Benzene Sulfonate yang merupakan produksi dari PT. BRATACO CHEMIKA. Metodologi penelitian dengan melakukan pengujian di laboratorium dengan cara mengukur densitas, Plastic Viscosuity, Yield Point, Gel Strength, Filtration Loss, pH, dan tebal Mud Cake. Perbandingan hasil dari lumpur dasar, stiff foam tanpa additive, dan stiff foam dengan penambahan additive XCD Polymer maupun dengan additive Hydroxy Ethyl Cellulose akan dinilai terhadap standart API spec 13 A. Hasil studi laboratorium terhadap penggunaan surfaktan dan additive XCD Polymer dan Hydroxy Ethyl Cellulose pada stiff foam, bahwa ternyata surfaktan mampu menurunkan densitas lumpur sampai dibawah densitas air yaitu berkisar antara 6.0-7.7 ppg, sedangkan additive XCD Polymer atau Hydroxy Ethyl Cellulose mampu untuk menaikan viskositas, menurunkan filtration loss, dan dapat menipiskaan tebal Mud Cake. Sehingga dapat disimpulkan bahwa penambahan surfaktan dan additive pada stiff foam dapat memperbaiki sifat fisik dan rheologi dari lumpur dasar yang tidak memenuhi standard API Spec 13A. Untuk hasil dari kedua additive yang digunakan pada stiff foam secara keseluruhan hampir sama, karena keduanya merupakan Viscosifier dan filtration loss reducer, tetapi hasil yang ditunjukan dari penggunaan additive XCD Polymer memberikan nilai lebih positif dibandingkan additive Hydroxy Ethyl Cellulose (HEC). Ini dapat dilihat dari hasil pengujian Plastic Viscosity pada temperatur 1500C untuk additive XCD Polymer sebesar 29 cp dan untuk additive Hydroxy Ethyl Cellulose sebesar 25 cp. Sedangkan Volume Filtrat yang dihasilkan dari penambahan additive XCD Polymer sebesar 12.3 ml dan untuk additive Hydroxy Ethyl Cellulose sebesar 15.2 ml.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: T Technology > TC Hydraulic engineering. Ocean engineering
Divisions: Faculty of Engineering, Science and Mathematics > School of Engineering Sciences
Depositing User: Eko Suprapti
Date Deposited: 30 May 2016 07:56
Last Modified: 30 May 2016 07:56
URI: http://eprints.upnyk.ac.id/id/eprint/2728

Actions (login required)

View Item View Item