PERENCANAAN PENGENDALIAN TEKANAN PADA SUMUR “FBR” LAPANGAN “FAS” DENGAN METODE BULLHEADING MENGGUNAKAN CS INC SIMULATOR PPSDM MIGAS CEPU

SANDI, FEBRIAN ALFIA (2021) PERENCANAAN PENGENDALIAN TEKANAN PADA SUMUR “FBR” LAPANGAN “FAS” DENGAN METODE BULLHEADING MENGGUNAKAN CS INC SIMULATOR PPSDM MIGAS CEPU. Other thesis, UNIVERSITAS PEMBANGUNAN NASIONAL “VETERAN” YOGYAKARTA.

[thumbnail of 3.COVER.pdf]
Preview
Text
3.COVER.pdf

Download (254kB) | Preview
[thumbnail of 2.ABSTRAK.pdf]
Preview
Text
2.ABSTRAK.pdf

Download (113kB) | Preview
[thumbnail of 4.LEMBAR PENGESAHAN.pdf]
Preview
Text
4.LEMBAR PENGESAHAN.pdf

Download (207kB) | Preview
[thumbnail of 5.DAFTAR ISI.pdf]
Preview
Text
5.DAFTAR ISI.pdf

Download (211kB) | Preview
[thumbnail of 6.DAFTAR PUSTAKA.pdf]
Preview
Text
6.DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (348kB) | Preview

Abstract

Sumur “FBR” lapangan “FAS” merupakan sumur produksi gas yang
direncanakan akan di kill well. Berdasarkan informasi data yang diperoleh dari
perusahaan untuk sumur “FBR” akan dilakukan perencanaan well control. Untuk itu
perlu dilakukan tindakan Kill well. Kill well ini dilakukan dengan tujuan supaya
tindakan selanjutnya secara teknis dikatakan aman, metode yang dilakukan untuk kill
well yaitu menggunakan metode bullheading dikarenakan adanya kandungan gas H2S
yang tinggi. Kill well ini bertujuan untuk dilakukannya suatu pekerjaan baik work over
ataupun well servis dikarenakan adanya penurunan produksi gas.
Metodologi yang digunakan Skripsi ini dalam perencanaan pengendalian
tekanan adalah meliputi persiapan pengumpulan data lapangan yang akan diperlukan
seperti data sumur, data tekanan dan data pompa, sehingga dapat melakukan
perhitungan teknis operasional perencanaan pengendalian tekanan perhitungan pore
pressure, perhitungan untuk menentukan fracture pressure, perhitungan triplex pump
output, volume dan jumlah stroke, perhitungan KWF (Kill Weight Fluid), perhitungan
tubing hydrostatic pressure, perhitungan max initial tubing pressure, perhitungan max
end of tubing pressure, perhitungan max final tubing pressure, menentukan pressure
limitation pada wellhead atau x-mastree, perhitungan surface to EOT stroke,
perhitungan EOT to bottom perforations stroke, perhitungan (spm) stroke per minute.
Berdasarkan hasil perhitungan yang telah dilakukan, pada perhitungan KWF
dengan densitas 11,47 ppg, tubing hydrostatic pressure sebesar 256,4 psi, perhitungan
max initial tubing pressure sebesar 558,9 psi, perhitungan max end of tubing pressure
sebesar 203,2 psi, perhitungan max final tubing pressure sebesar 150,0 psi, menentukan
pressure limitation pada wellhead atau x-mastree sebesar 5000 psi , perhitungan
surface to EOT stroke sebesar 112 psi / 100 stroke, perhitungan EOT to bottom
perforations stroke sebesar 53,22 psi/ 106 stroke, perhitungan (spm) stroke per minute
sebesar SPM 1 = 4 stroke/menit, SPM 2 = 8 stroke/menit, SPM 3 = 12 stroke/menit,
SPM 4 = 16 stroke/menit, kemudian didapatkan grafik hasil plot simulasi yaitu kill well
dikatakan berhasil karena tekanan pada bottom hole kurang lebih sama atau harus
sedikit lebih besar bila dibandingkan tekanan formasi, sedangkan pada tubing pressure
juga menunjukkan bahwa pada stroke ke 428 tubing pressure hampir menyentuh angka
0 psi, bila dimonitor dari hasil CS Inc Simulator maka sudah sesuai dengan ketentuan
tersebut.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: T Technology > TN Mining engineering. Metallurgy
Divisions: Faculty of Engineering, Science and Mathematics > School of Engineering Sciences
Depositing User: Nurul Alifah Rahmawati
Date Deposited: 18 Oct 2021 06:54
Last Modified: 22 Aug 2022 04:12
URI: http://eprints.upnyk.ac.id/id/eprint/26904

Actions (login required)

View Item View Item