PERTUMBUHAN BEBERAPA JENIS ANGGREK PADA FREKUENSI PEMUPUKAN YANG BERBEDA DENGAN SISTEM HABIBI GROW

Uyun, Qurrotul (2021) PERTUMBUHAN BEBERAPA JENIS ANGGREK PADA FREKUENSI PEMUPUKAN YANG BERBEDA DENGAN SISTEM HABIBI GROW. Other thesis, UPN "Veteran" Yogyakarta.

[thumbnail of ABSTARK.pdf]
Preview
Text
ABSTARK.pdf

Download (190kB) | Preview
[thumbnail of COVER.pdf]
Preview
Text
COVER.pdf

Download (335kB) | Preview
[thumbnail of DAFTAR ISI.pdf]
Preview
Text
DAFTAR ISI.pdf

Download (191kB) | Preview
[thumbnail of DAFTAR PUSTAKA.pdf]
Preview
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (421kB) | Preview
[thumbnail of HALAMAN PENGESAHAN.pdf]
Preview
Text
HALAMAN PENGESAHAN.pdf

Download (229kB) | Preview
[thumbnail of SKRIPSI-FULL-QURROTUL-UYUN.pdf] Text
SKRIPSI-FULL-QURROTUL-UYUN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

ABSTRAK
Anggrek memiliki warna bunga yang beragam, daya tahan dan kesegaran bunga yang lama sehingga memiliki prospek yang sangat cerah, namun permintaan anggrek yang tinggi tidak diimbangi dengan produksinya. Pemupukan dan penggunaan teknologi budidaya yang otomatis merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan produksi anggrek. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh interaksi frekuensi pemupukan dengan jenis anggrek terhadap pertumbuhan pada setiap jenis anggrek, mendapatkan frekuensi pemupukan yang tepat pada pertumbuhan beberapa jenis anggrek dan menentukan jenis anggrek yang memberikan respon pertumbuhan terbaik pada perlakuan frekuensi pemupukan. Penelitian ini menggunakan Rancangan Petak Terbagi (Split Plot Design) menggunakan 2 faktor, yaitu frekuensi pemupukan dan jenis tanaman. Main Plot adalah Frekuensi Pemupukan yang memiliki tiga taraf yaitu F1 : Frekuensi Pemupukan 5 hari sekali, F2 : Frekuensi Pemupukan 10 hari sekali, F3 : Frekuensi Pemupukan 15 hari sekali dan Sub Plot adalah Jenis Anggrek yaitu J1: Anggrek Dendrobium, J2 : Anggrek Phalaenopsis, J3 : Anggrek Oncidium. Hasil penelitian menunjukkan kombinasi perlakuan frekuensi pemupukan dan jenis anggrek tidak menujukkan pengaruh interaksi. Frekuensi pemupukan 10 hari sekali memberikan hasil terbaik pada parameter panjang daun terpanjang umur 4 MST, 8 MST, dan 12 MST. Anggrek oncidium memberikan respon pertumbuhan terbaik pada parameter tinggi tanaman, jumlah daun, panjang daun, dan diameter batang umur 4 MST, 8 MST, dan 12 MST. Sedangkan, anggrek phalaenopsis memberikan respon pertumbuhan terbaik pada parameter lebar daun umur 4 MST, 8 MST, dan 12 MST.
Kata kunci : Dendrobium, Phalaenopsis, Oncidium, Frekuensi Pemupukan, Habibi Grow.

Item Type: Thesis (Other)
Uncontrolled Keywords: Dendrobium, Phalaenopsis, Oncidium, Frekuensi Pemupukan, Habibi Grow.
Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
Divisions: Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Biological Sciences
Depositing User: Eko Yuli
Date Deposited: 28 Jun 2021 03:13
Last Modified: 04 Nov 2022 06:51
URI: http://eprints.upnyk.ac.id/id/eprint/26054

Actions (login required)

View Item View Item