EFEKTIVITAS SERBUK BIJI SIRSAK (Annona muricata) SEBAGAI PENGENDALI HAMA GUDANG KACANG HIJAU (Callosobruchus maculatus) PADA BERBAGAI SUHU PENYIMPANAN

KURNIAWATI, ARNI (2021) EFEKTIVITAS SERBUK BIJI SIRSAK (Annona muricata) SEBAGAI PENGENDALI HAMA GUDANG KACANG HIJAU (Callosobruchus maculatus) PADA BERBAGAI SUHU PENYIMPANAN. Other thesis, UPN Veteran Yogyakarta.

[thumbnail of 2. Abstrak (134160134_Arni Kurniawati).pdf]
Preview
Text
2. Abstrak (134160134_Arni Kurniawati).pdf

Download (88kB) | Preview
[thumbnail of 3. Daftar Isi (134160134_Arni Kurniawati).pdf]
Preview
Text
3. Daftar Isi (134160134_Arni Kurniawati).pdf

Download (160kB) | Preview
[thumbnail of 4. Lembar Pengesahan (134160134_Arni Kurniawati).pdf]
Preview
Text
4. Lembar Pengesahan (134160134_Arni Kurniawati).pdf

Download (385kB) | Preview
[thumbnail of 5. Cover (134160134_Arni Kurniawati).pdf]
Preview
Text
5. Cover (134160134_Arni Kurniawati).pdf

Download (105kB) | Preview
[thumbnail of 6. Daftar Pustaka (134160134_Arni Kurniawati).pdf]
Preview
Text
6. Daftar Pustaka (134160134_Arni Kurniawati).pdf

Download (166kB) | Preview
[thumbnail of 1.-Skripsi--134160134-Arni-Kurniawati-.pdf] Text
1.-Skripsi--134160134-Arni-Kurniawati-.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

Hama gudang C. maculatus merupakan hama pasca panen yang menyerang kacang hijau di ruang penyimpanan. Salah satu alternatif pengendalian yang dapat dilakukan yaitu dengan pestisida nabati dari biji sirsak karena mengandung zat repellent dan zat antifeedant. Penelitian ini bertujuan menentukan kombinasi perlakuan yang terbaik untuk mengendalikan hama gudang C. maculatus. Metode penelitian menggunakan Rancangan Petak Terbagi (Split Plot) yang terdiri dari petak utama (main plot) dan anak petak (sub plot). Petak utama (main plot) meliputi suhu simpan yang terdiri dari 3 perlakuan yaitu suhu dingin (15o C – 20o C), suhu ruangan (27o C – 32o C), dan suhu panas (35o C – 40o C). Anak petak (sub plot) meliputi dosis serbuk biji sirsak yang terdiri 5 perlakuan yaitu kontrol, 3 g/100 g kacang hijau, 5 g/100 kacang hijau, 7 g/100 g kacang hijau, dan 9 g/100 g kacang hijau. Setiap kombinasi perlakuan terdapat 3 kali ulangan. Parameter yang diamati antara lain parameter biologi hama C. maculatus, parameter mutu benih kacang hijau dan efektivitas serbuk biji sirsak. Parameter biologi hama C. maculatus meliputi mortalitas, jumlah telur dan populasi imago, sedangkan parameter mutu benih kacang hijau meliputi kerusakan benih kacang hijau, bobot benih, kadar air dan daya kecambah. Data yang diperoleh dianalisis dengan Analisis of Variance (ANOVA) kemudian dilakukan uji lanjut menggunakan uji LSD (Least Significant Difference) taraf 5%. Anak petak dan parameter pengamatan dianalisis secara regresi dan korelasi. Hasil penelitian menunjukkan terdapat interaksi antar perlakuan dosis dengan suhu terhadap semua parameter pengamatan. Peningkatan dosis serbuk sirsak dan suhu penyimpanan memberikan pengaruh nyata dalam meningkatkan mortalitas C. maculatus. Dosis 7 g/100 g kacang hijau dan suhu panas (35 oC - 40 oC) merupakan perlakuan yang efektif dalam mengurangi kerusakan yang disebabkan oleh hama gudang C.maculatus pada kacang hijau.
Kata kunci: C. maculatus, Biji Sirsak, Suhu Penyimpanan

Item Type: Thesis (Other)
Uncontrolled Keywords: C. maculatus, Biji Sirsak, Suhu Penyimpanan
Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
Divisions: Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Biological Sciences
Depositing User: Eko Yuli
Date Deposited: 05 May 2021 03:36
Last Modified: 02 Jan 2023 07:08
URI: http://eprints.upnyk.ac.id/id/eprint/25352

Actions (login required)

View Item View Item