ESTIMASI JUMLAH KUPASAN TANAH DALAM PROYEK PERSIAPAN AREA CRUSHER MALOKO C MENGGUNAKAN METODE CROSS SECTION DENGAN VARIABEL JARAK SAYATAN DI PT. SOLUSI BANGUN BETON RUMPIN KABUPATEN BOGOR, JAWA BARAT

NUGROHO, FAHMI (2021) ESTIMASI JUMLAH KUPASAN TANAH DALAM PROYEK PERSIAPAN AREA CRUSHER MALOKO C MENGGUNAKAN METODE CROSS SECTION DENGAN VARIABEL JARAK SAYATAN DI PT. SOLUSI BANGUN BETON RUMPIN KABUPATEN BOGOR, JAWA BARAT. Other thesis, UNIVERSITAS PEMBANGUNAN NASIONAL “VETERAN” YOGYAKARTA.

[thumbnail of 2. HALAMAN JUDUL - FAHMI NUGROHO.pdf]
Preview
Text
2. HALAMAN JUDUL - FAHMI NUGROHO.pdf

Download (58kB) | Preview
[thumbnail of 3. LEMBAR PENGESAHAN - FAHMI NUGROHO.pdf]
Preview
Text
3. LEMBAR PENGESAHAN - FAHMI NUGROHO.pdf

Download (83kB) | Preview
[thumbnail of 4. ABSTRAK - FAHMI NUGROHO.pdf]
Preview
Text
4. ABSTRAK - FAHMI NUGROHO.pdf

Download (72kB) | Preview
[thumbnail of 5. DAFTAR ISI - FAHMI NUGROHO.pdf]
Preview
Text
5. DAFTAR ISI - FAHMI NUGROHO.pdf

Download (97kB) | Preview

Abstract

PT. Solusi Bangun Beton merupakan salah satu perusahaan yang bergerak
di bidang pertambangan andesit yang berlokasi di Desa Cipinang dan Desa
Sukasari, Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor. Kegiatan penambangan
dilakukan dengan menggunakan sistem tambang terbuka metode kuari. Lokasi
penelitian akan digunakan sebagai area crusher baru. Permasalahan yang muncul
adalah diperlukan persiapan lahan guna meletakan crusher baru tersebut. Kegiatan
persiapan lahan yang dilakukan adalah pengupasan tanah agar crusher dapat
beroprasi di lahan tersebut. Oleh karena itu perlu dilakukan perhitungan estimasi
jumlah volume tanah yang harus dikupas.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jumlah volume tanah yang harus
dikupas untuk memasang crusher baru, menghitung kesalahan estimasi untuk
mengetahui hasil yang paling optimal, menghitung biaya pengupasan tanah
terhadap hasil yang paling optimal.
Metode yang digunakan dalam perhitungan ini adalah metode sayatan
penampang (cross section). Perhitungan estimasi menggunakan 2 rumus yaitu mean
area dan frustum. Pembuatan sayatan dibuat dari arah Barat Laut – Tenggara
dengan masing – masing jarak antar sayatan adalah 5 meter dengan jumlah 35
sayatan yang terbagi kedalam 34 blok, 10 meter dengan jumlah 18 sayatan yang
terbagi kedalam 17 blok, 15 meter dengan jumlah 12 sayatan yang terbagi kedalam
11 blok, dan arah Barat Daya – Timur Laut dengan masing – masing jarak antar
sayatan adalah 5 meter dengan jumlah 44 sayatan yang terbagi kedalam 43 blok, 10
meter dengan jumlah 22 sayatan yang terbagi kedalam 21 blok, 15 meter dengan
jumlah 15 sayatan yang terbagi kedalam 14 blok.
Hasil perhitungan estimasi jumlah kupasan volume tanah dengan
menggunakan metode cross section untuk arah Barat Laut – Tenggara dengan jarak
antar sayatan 5 meter sebesar 246.345 m
, 236.725
m
3
, 10 meter sebesar 242.398 m
3
3
. Untuk arah Barat Daya – Timur Laut dengan jarak antar sayatan 5 meter sebesar
252.006 m
3
. Hasil
perhitungan kesalahan estimasi untuk arah Barat Laut – Tenggara dengan jarak
antar sayatan 15 meter sebesar 2,3%, 10 meter sebesar 1,6%, dan untuk arah Barat
Daya – Timur Laut dengan jarak 15 meter sebesar 2,3%, 10 meter sebesar 0,3%.
Hasil perhitungan biaya pengupasan tanah dilakukan pada jarak antar sayatan 5
meter pada arah Barat Daya – Timur Laut dengan total biaya sebesar
Rp. 5.080.120.000,00.
Maka dapat disimpulkan untuk hasil perhitungan volume tanah yang paling
optimal adalah perhitugan pada arah Barat Daya – Timur Laut dengan jarak antar
sayatan 5 meter dengan biaya pengupasan sebsar Rp. 5.080.120.000,00.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: T Technology > TN Mining engineering. Metallurgy
Divisions: Faculty of Engineering, Science and Mathematics > School of Engineering Sciences
Depositing User: Nurul Alifah Rahmawati
Date Deposited: 02 Mar 2021 03:39
Last Modified: 02 Feb 2024 08:05
URI: http://eprints.upnyk.ac.id/id/eprint/24816

Actions (login required)

View Item View Item