KAJIAN TEKNIS ARAH KEMAJUAN TAMBANG PADA PENAMBANGAN DI PT. BARITO BARA ENERGI, KABUPATEN BARITO UTARA, KALIMANTAN TENGAH

DOLLAN, REFFAN (2014) KAJIAN TEKNIS ARAH KEMAJUAN TAMBANG PADA PENAMBANGAN DI PT. BARITO BARA ENERGI, KABUPATEN BARITO UTARA, KALIMANTAN TENGAH. Other thesis, UPN "Veteran" Yogyakarta.

[img]
Preview
Text
RINGKASAN (ABSTRACT).pdf

Download (9kB) | Preview

Abstract

Pada saat ini PT. Barito Bara Energi (PT. BBE) yang merupakan perusahaan kontraktor dalam bidang pertambangan yang berpusat di kota Muara Teweh Kabupaten Barito Utara Kalimantan Tengah telah melakukan penambangan batubara yaitu seluas 24 Ha dari luasan Izin Usaha Pertambangan 2.058 Ha milik PT. Yastra Energy. Sementara itu direncakan bahwa akan diadakan penambangan selama sepuluh bulan kedepan (dari bulan Juli 2013) di mana target produksinya sendiri yang diminta oleh bagian marketing (pemasaran ) adalah 300 ribu ton. Dengan luasan bukaan tambang yang masih sangat kecil dibanding luas keselurahan area yang belum terbuka maka nantinya tentu butuh perencanaan arah kemajuan tambang yang baik dan tepat agar tidak terjadi banyak masalah ke depannya. Untuk itu direncanakanlah arah kemajuan tambang berikutnya di mana rencananya akan dibuka sebuah pit yang dinamai pit Sempayang. Pit sempayang ini nantinya diharapkan mampu memenuhi permintaan bagian marketing tersebut. Oleh karena itu bukaan pit baru ini perlu dikaji sehingga nantinya bisa diketahui apakah eksploitasi batubara pada pit tersebut nantinya bisa memenuhi permintaan investor atau tidak. Di samping itu juga perlu pengkajian mengenai peralatan tambang yang dimiliki oleh perusahaan dalam korelasinya dengan kemampuan produksi maksimal peralatan tersebut di mana diharapkan bahwa pit sempayang tersebut bisa dieksploitasi hingga tuntas dengan peralatan yang dimiliki saat itu. Melihat dari begitu pentingnya pemenuhan target produksi yang diminta pihak marketing yaitu sebesar 300 ribu ton pada sepuluh bulan kedepan maka sangatlah perlu untuk melakukan rancangan mengenai arah kemajuan tambang pada setiap levelnya sehingga bisa dikalkulasikan apakah penyelesaian penambangan pit Sempayang tersebut dapat selesai dalam 10 bulan kedepan. Hal ini juga penting mengingat dengan adanya perencanaan arah kemajuan tambang yang baik maka akan menghindarkan pihak perusahaan dari kerugian-kerugian dari pelaksanaan yang tidak efektif dan efisien. Untuk pengerjaannya sebagian besar dengan melakukan pengolahan data eksplorasi di lapangan mengguakan program mine scape yang kemudian juga disesuaikan dengan data lainnya yang berkaitan dengan perencanaan arah kemajuan tambang. PT . Barito Bara Energi ( PT . BBE ) which is a company in the field of mining contractor based in the city of Muara Teweh Barito Utara Kalimantan Tengah has done mining activity in an area of 24 hectares of the mining license area of 2.058 hectares owned by PT . Yastra Energy . While it is planned that mining will take place during the next ten months ( from the month of July 2013 ) in which its own production targets required by the marketing is 300 thousand tons . Mine openings area that is still very small compared to the all areas then will certainly need a good and right mine planning in order to avoid future problems . The next mine planned to be opened where a pit called pit Sempayang . Sempayang pit is later expected to meet the demands of the marketing division . Therefore this new pit openings need to be assessed so that later they can know whether the exploitation of coal in the pit will be able to meet the demand of investors or not . In addition, it also needs to study the mining equipment owned by the company in its correlation with the maximum production capability of the equipment where it is expected that the pit sempayang can be exploited to its conclusion with the available equipment at that time . As we know that the fulfillment of the required production targets marketing amounting to 300 thousand tonnes in the next ten months is really important so it is necessary to do a draft of the mining sequence at each level so that it can be calculated whether the Sempayang pit mining settlement can be completed within the next 10 months . This is important because with good planning in the mining sequence would prevent the company from the losses of the implementation of ineffective and inefficient. This project mostly using mine scape program by utilizing the data exploration in the field .

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: T Technology > TN Mining engineering. Metallurgy
Divisions: Faculty of Engineering, Science and Mathematics > School of Engineering Sciences
Depositing User: Eko Suprapti
Date Deposited: 25 May 2016 04:22
Last Modified: 25 May 2016 04:22
URI: http://eprints.upnyk.ac.id/id/eprint/2425

Actions (login required)

View Item View Item