PERBAIKAN LINGKUNGAN KERJA FISIK UNTUK MENGURANGI KELELAHAN KERJA DI PABRIK PENGECORAN LOGAM (Studi Kasus pada CV. Dwi Jasa Logam, Klaten)

Atmaja, Eka Viriya (2020) PERBAIKAN LINGKUNGAN KERJA FISIK UNTUK MENGURANGI KELELAHAN KERJA DI PABRIK PENGECORAN LOGAM (Studi Kasus pada CV. Dwi Jasa Logam, Klaten). Other thesis, Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta.

[thumbnail of 2. Abstrak.pdf]
Preview
Text
2. Abstrak.pdf

Download (114kB) | Preview
[thumbnail of 3. Cover.pdf]
Preview
Text
3. Cover.pdf

Download (143kB) | Preview
[thumbnail of 4 Lembar Pengesahan.pdf]
Preview
Text
4 Lembar Pengesahan.pdf

Download (496kB) | Preview
[thumbnail of 5. Daftar Isi.pdf]
Preview
Text
5. Daftar Isi.pdf

Download (199kB) | Preview
[thumbnail of DAFTAR PUSTAKA.pdf]
Preview
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (275kB) | Preview
[thumbnail of 1-Skripsi-Perbaikan-Lingkungan-Kerja-Fisik.pdf] Text
1-Skripsi-Perbaikan-Lingkungan-Kerja-Fisik.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (4MB)

Abstract

Kelelahan kerja merupakan kondisi dimana seseorang sudah tidak mampu
lagi melakukan aktivitas kerjanya. Kelelahan kerja dapat terjadi karena adanya
pengaruh dari lingkungan kerja yang tidak menunjang. Pada stasiun machining di
CV Dwi Jasa Logam, intensitas kebisingan di tempat kerja mencapai 91,7 dB,
serta intensitas pencahayaan hanya sebesar 80 lux, dimana nilai tersebut tidak
sesuai standar SNI dan PERMENKES. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk
mengetahui pengaruh lingkungan kerja fisik (kebisingan, pencahayaan, dan
temperatur) dengan kelelahan kerja pada CV Dwi Jasa Logam dan melakukan
perbaikan lingkungan kerja fisik sesuasi standar SNI dan PERMENKES.
Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner. Analisis data
pada penelitian ini yaitu analisis data kuantitatif. Pengambilan data kuesioner
sebanyak 11 responden yang bekerja di stasiun peleburan dan machining.
Pengukuran kondisi lingkungan kerja fisik menggunakan sound level meter,
digital lux meter, dan thermohygrometer. Alat analisis pada penelitian ini
menggunakan bantuan SPSS versi 16. Metode analisis data yang digunakan yaitu
uji regresi berganda dan uji analisis jalur.
Hasil penelitian ketika diuji dengan uji T (parsial), bahwa Kebisingan pada
stasiun machining berpengaruh sebesar 0,742 dan signifikan sebesar 0,025
terhadap kelelahan kerja, yang artinya bahwa kebisingan berpengaruh positif dan
signifikan terhadap kelelahan kerja. Kemudian dari koefisien determinasi (R2)
diketahui sebesar 0,996 yang artinya bahwa variabel independen (Kebisingan,
pencahayaan dan temperatur) berpengaruh terhadap variabel dependen (Kelelahan
kerja) sebesar 99,6% dan sisanya sebesar dipengaruhi oleh variabel lain diluar
model penelitian.
Saran perbaikan yang diberikan kepada perusahaan yaitu penggunan alat
pelindung diri berupa ear plugs NNR 25 dB pada pekerja di stasiun machining
yang dapat mereduksi kebisingan sebesar 9 dB serta penambahan lampu yang
awalnya sebanyak 5 buah menjadi 8 buah sehingga dapat meningkatkan intensitas
cahaya sebesar 200 lux.
Kata Kunci : Kelelahan Kerja, Lingkungan Kerja (Kebisingan, Pencahayaan, dan
Temperatur), Regresi Linear Berganda, SNI dan PERMENKES.

Item Type: Thesis (Other)
Uncontrolled Keywords: Kelelahan Kerja, Lingkungan Kerja (Kebisingan, Pencahayaan, dan Temperatur), Regresi Linear Berganda, SNI dan PERMENKES.
Subjects: H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor
Divisions: Faculty of Engineering, Science and Mathematics > School of Chemistry
Depositing User: Eko Yuli
Date Deposited: 10 Aug 2020 04:58
Last Modified: 08 Feb 2023 06:18
URI: http://eprints.upnyk.ac.id/id/eprint/23386

Actions (login required)

View Item View Item