KAJIAN TEKNIS KERJA ALAT GALI - MUAT DAN ALAT ANGKUT DALAM UPAYA MENCAPAI TARGET PRODUKSI BATUBARA DI AREAL PRE-BENCH TAMBANG AIR LAYA PT. BUKIT ASAM SUMATERA SELATAN

KURNIAWATY, FEBRIA (2007) KAJIAN TEKNIS KERJA ALAT GALI - MUAT DAN ALAT ANGKUT DALAM UPAYA MENCAPAI TARGET PRODUKSI BATUBARA DI AREAL PRE-BENCH TAMBANG AIR LAYA PT. BUKIT ASAM SUMATERA SELATAN. Other thesis, UPN "Veteran" Yogyakarta.

[img]
Preview
Text
1. Halaman Judul.pdf

Download (31kB) | Preview
[img]
Preview
Text
2. Daftar Isi.pdf

Download (17kB) | Preview
[img]
Preview
Text
abstrak.pdf

Download (34kB) | Preview

Abstract

Areal Penambangan Pre-Bench Tambang Air Laya PT. Tambang Batubara Bukit Asam (Persero), Tbk Unit Pertambangan Tanjung Enim (UPTE) berlokasi di Kecamatan Tanjung Enim, Kabupaten Muara Enim, Propinsi Sumatera Selatan. Sistem penambangan yang digunakan di areal Penambangan Pre-Bench Tambang Air Laya adalah sistem tambang tambang terbuka dengan metode konvensional. Target produksi Batubara yang direncanakan untuk areal Penambangan Pre-Bench Tambang Air Laya adalah sebesar 105.000 ton/bulan. Kombinasi rangkaian kerja alat-alat mekanis yang digunakan adalah sebagai berikut, untuk front 1 (Pre-Bench Tengah) terdiri dari 1 unit Bulldozer Komatsu D375A, 1 unit Backhoe Komatsu PC750SE-6 dan 12 unit Dump Truck Nissan CWB520LDN sedangkan untuk front 2 (Balong Hijau) terdiri dari 1 unit Bulldozer Komatsu D155A, 1 unit Backhoe PC400LC-6 dan 8 unit Dump Truck Nissan CWB520LDN. Target produksi untuk bulan April 2007 tidak dapat tercapai dikarenakan faktor cuaca dan lamanya waktu tunggu backhoe pada front 2. Oleh karena itu perlu dilakukan upaya peningkatan produksi dengan mengkaji secara teknis alat gali-muat dan angkut yang sudah ada pada saat ini. Upaya tersebut adalah dengan peningkatan efisiensi kerja dump truck dan penambahan unit dump truck. Setelah dilakukan peningkatan efisiensi kerja dump truck pada kedua front penambangan (Pre-Bench Tengah dan Balong Hijau) dengan mengurangi waktu hambatan yang dapat dihindari. Efisiensi kerja dump truck semula pada masing-masing front (Pre-Bench Tengah dan Balong hijau) yaitu 65,45% dengan produksi 59.288,562 ton/bulan dan 65,45% dengan produksi 38.143,008 ton/bulan dengan total produksi sebesar 97.431,770 ton/bulan. Setelah ditingkatkan masing-masing menjadi 67,05% dengan produksi 63.808,380 ton/bulan dan 67,95% dengan produksi 41.528,421 ton/bulan sehingga, total produksi menjadi 105.336,801 ton/bulan. Upaya yang kedua adalah dengan menambah unit 1 unit dump truck pada front 2 (Balong Hijau) yang semula 8 unit dump truck dengan produksi sebesar 39.953,767 ton/bulan menjadi 9 unit dump truck dengan produksi sebesar 55.548,003 ton/bulan. Sehingga, total produksi yang dihasilkan oleh kedua front sebesar 109.301,77 ton/bulan. Dari kedua alternatif tersebut disarankan untuk memilih alternatif I karena dengan alat yang ada dapat dihasilkan produksi yang maksimal.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General)
Divisions: Faculty of Engineering, Science and Mathematics > School of Engineering Sciences
Depositing User: Eko Yuli
Date Deposited: 24 May 2016 08:07
Last Modified: 24 May 2016 08:07
URI: http://eprints.upnyk.ac.id/id/eprint/2324

Actions (login required)

View Item View Item