PERTUMBUHAN DAN HASIL BAWANG MERAH (Allium ascalonicum L.) PADA PERLAKUAN KONSENTRASI PUPUK ORGANIK CAIR RUMEN SAPI DAN DOSIS PUPUK KCl

FARID, MUHAMMAD (2020) PERTUMBUHAN DAN HASIL BAWANG MERAH (Allium ascalonicum L.) PADA PERLAKUAN KONSENTRASI PUPUK ORGANIK CAIR RUMEN SAPI DAN DOSIS PUPUK KCl. Diploma thesis, Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta.

[img]
Preview
Text
b Cover.pdf

Download (179kB) | Preview
[img]
Preview
Text
c Lembar Pengesahan.pdf

Download (323kB) | Preview
[img]
Preview
Text
d abstrak.pdf

Download (377kB) | Preview
[img]
Preview
Text
e daftar isi.pdf

Download (174kB) | Preview
[img] Text
a Skripsi Muh Farid Lengkap.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (3MB)

Abstract

Tanaman bawang merah merupakan komoditas hortikultura unggulan yang sejak lama intensif diusahakan petani di Indonesia. Bawang merah termasuk tanaman yang diambil umbinya untuk bumbu masakan bersifat tidak tergantikan, selalu diperlukan selama terdapat aktivitas memasak. Sejalan dengan pertambahan penduduk, permintaan bawang merah meningkat, dan lahan produksi yang semakin menurun sehingga diperlukan optimalisasi budidaya bawang merah. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan komposisi perlakuan yang tepat pada konsentrasi penambahan pupuk organik cair dengan aplikasi dosis KCl. Penelitian merupakan percobaan lapangan disusun dalam Rancangan Acak Kelompok Lengkap (RAKL), dengan faktor yang pertama adalah pupuk organik cair rumen sapi (P) dengan konsentrasi yaitu: P1; Pupuk organik cair rumen sapi 0,3%, P2; Pupuk organik cair rumen sapi 0,6%, P3; Pupuk organik cair rumen sapi 0,9%. Faktor yang kedua adalah dosis KCl (Kalium) yaitu : K1; 200 kg/ha, K2; 400 kg/ha, K3;600 kg/ha. Data dianalisis dengan menggunakan analisis of varian (ANOVA), kemudian dilanjutkan dengan uji DMRT (Duncan’s Multiple Range Test) pada taraf uji 5%. Hasil penelitian menunjukkan tidak terdapat interaksi antara perlakuan konsentrasi POC dari rumen sapi dan dosis pupuk KCl. Perlakuan 0,9% memberikan pengaruh yang cenderung lebih baik pada tinggi tanaman, jumlah daun, jumlah umbi, diameter umbi, dan bobot umbi. Perlakuan dosis KCl 200kg/ha, 400 kg/ha, dan 600 kg/ha memberikan pengaruh yang relatif sama terhadap tinggi tanaman, jumlah daun, diameter umbi, dan jumlah umbi, pada dosis KCl 400 kg/ha memberikan kecenderungan yang relatif lebih baik pada bobot segar dan bobot kering umbi. Kata Kunci : Bawang Merah, Pupuk Organik Cair, Pupuk KCl.

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: Bawang Merah, Pupuk Organik Cair, Pupuk KCl.
Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
S Agriculture > SB Plant culture
Divisions: Faculty of Engineering, Science and Mathematics > School of Engineering Sciences
Depositing User: Eny Suparny
Date Deposited: 07 Jul 2020 06:48
Last Modified: 07 Jul 2020 06:48
URI: http://eprints.upnyk.ac.id/id/eprint/23063

Actions (login required)

View Item View Item