KAJIAN TEKNIS PRODUKSI ALAT MUAT DAN ALAT ANGKUT UNTUK OPTIMASI ORE HANDLING GUNA MEMENUHI TARGET PRODUKSI 7.000 TPH SECARA BERKELANJUTAN DI TAMBANG BAWAH TANAH BIG GOSSAN PT FREEPORT INDONESIA

WAHYUDI, IMAM (2020) KAJIAN TEKNIS PRODUKSI ALAT MUAT DAN ALAT ANGKUT UNTUK OPTIMASI ORE HANDLING GUNA MEMENUHI TARGET PRODUKSI 7.000 TPH SECARA BERKELANJUTAN DI TAMBANG BAWAH TANAH BIG GOSSAN PT FREEPORT INDONESIA. Other thesis, Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta.

[img]
Preview
Text
COVER.pdf

Download (122kB) | Preview
[img]
Preview
Text
DAFTAR ISI.pdf

Download (136kB) | Preview
[img]
Preview
Text
PENGESAHAN.pdf

Download (290kB) | Preview
[img]
Preview
Text
RINGKASAN (ABSTRAK).pdf

Download (116kB) | Preview
[img] Text
SKRIPSI FULL.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (5MB)

Abstract

Tambang bawah tanah Big Gossan memiliki target produksi sebessar 7.000 ton/hari. Permasalahannya adalah sistem ore handling yang digunakan saat ini masih belum dapat memenuhi target produksi 7.000 ton/hari secara konsisten, karena produksi perharinya masih fluktuatif. Kondisi saat ini produksi rata – rata yaitu 4.461 ton/hari. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kemampuan ore handling di tambang bawah tanah Big Gossan sehingga kemampuan produksi akan meningkat dan dapat mencapai target produksi. Penelitian ini dilakukan pada level 2540, 2560, 2600 dan 2640, dimana data waktu edar alat muat dan alat angkut yang diambil hanya dari stope produksi yaitu dari awal proses mucking hingga ke dumping point terakhir yaitu Grizzly 2540L. Pengambilan sampel data waktu edar mengikuti line up kerja dari kru yang sedang bekerja pada setiap shift. Pengambilan data ini dilakukan pada shift pagi dan shift malam. Alat muat yang digunakan yaitu underground mining loader CAT R1700G yang digunakan untuk sistem remote dan underground mining loader CAT R2900G yang digunakan untuk sistem manual. Sedangkan alat angkut yang digunakan yaitu underground articulated truck CAT AD30 dan underground articulated truck AD60. Hasil penelitian yang diperoleh yaitu berupa data waktu kegiatan rata – rata yang digunakan oleh kru untuk bekerja setiap shift, dimana waktu yang digunakan kru untuk melakukan kegiatan produksi yaitu 7 jam 36 menit dari total waktu dalam satu shift yaitu 12 jam. Selain itu didapatkan pula data waktu edar alat muat dan alat angkut yang kemudian dari data tersebut dilakukan regresi linier untuk mendapatkan formulasi untuk setiap alat muat dan alat angkut, dimana dari hasil formulasi tersebut selanjutnya akan dapat diestimasi waktu edar alat muat dan alat angkut jika jaraknya dirubah. Berdasarkan hasil kajian, didapatkan bahwa kemampuan produksi alat muat underground mining loader CAT R2900G manual agar mencapai target produksi dengan jarak muat maksimal 90 meter dengan kemampuan produksi 7.304,1 ton/hari, setelah dilakukan optimasi jam kerja dan efisiensi alat maka meningkat menjadi jarak muat maksimal 130 meter dengan kemampuan produksi 7.248,5 ton/hari. Kemampuan produksi alat angkut underground articulated truck CAT AD30 agar mencapai target produksi dengan jarak angkut maksimal 450 meter dengan kemampuan produksi yaitu 7.203,5 ton/hari, setelah dilakukan optimasi jam kerja dan efisiensi alat maka meningkat menjadi jarak angkut maksimal yaitu 850 meter dengan kemampuan produksi 7.072,0 ton/hari. Kemampuan produksi terbesar alat angkut underground articulated truck AD60 baik dalam kondisi aktual maupun kondisi optimasi terletak pada loading point 4 yaitu pada jarak angkut sejauh 92,5 meter dengan kemampuan produksi aktual dan optimasi masing – masing sebesar 25.622,2 ton/hari dan 40.404,2 ton/hari

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: T Technology > TN Mining engineering. Metallurgy
Divisions: Faculty of Engineering, Science and Mathematics > School of Engineering Sciences
Depositing User: Eny Suparny
Date Deposited: 10 Mar 2020 04:38
Last Modified: 10 Mar 2020 04:38
URI: http://eprints.upnyk.ac.id/id/eprint/22567

Actions (login required)

View Item View Item