GEOLOGI DAN PENGARUH KARAKTERISTIK CLEAT PADA ZONA SESAR MENDATAR TERHADAP KANDUNGAN TOTAL SULFUR LAPISAN BATUBARA DI FORMASI TANJUNG, DAERAH SENAKIN, KELUMPANG UTARA, KOTABARU, KALIMANTAN SELATAN

HAKIM, MUHAMAD LUTTFI AL (2020) GEOLOGI DAN PENGARUH KARAKTERISTIK CLEAT PADA ZONA SESAR MENDATAR TERHADAP KANDUNGAN TOTAL SULFUR LAPISAN BATUBARA DI FORMASI TANJUNG, DAERAH SENAKIN, KELUMPANG UTARA, KOTABARU, KALIMANTAN SELATAN. Other thesis, Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta.

[img] Text
COVER MUHAMAD LUTTFI AL HAKIM_11150025.pdf

Download (90kB)
[img] Text
HALAMAN PENGESAHAN SKRIPSI MUHAMAD LUTTFI AL HAKIM_11150025.pdf

Download (205kB)
[img] Text
ABSTRAK MUHAMAD LUTTFI AL HAKIM_11150025.pdf

Download (11kB)
[img] Text
DAFTAR ISI MUHAMAD LUTTFI AL HAKIM_11150025.pdf

Download (29kB)

Abstract

Daerah penelitian terletak di daerah Senakin dan sekitarnya, Kecamatan Kelumpang Utara, Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan. Daerah penelitian memiliki luas 400 meter x 110 meter dengan skala 1:4000. Metode penelitian yang digunakan adalah pemetaan geologi permukaan, pengamatan scanline karekteristik cleat, channel sampling, kemudian dilakukan analisis laboratorium dan studio untuk menghasilkan peta persebaran orientasi arah umum cleat dan total sulfur. Parameter-parameter cleat yang diamati ketika pemetaan dalam penelitian ini adalah jenis cleat, kedudukan cleat, lebar bukaan cleat, jarak antar cleat, dan material pengisi cleat. Batubara di daerah Senakin berkembang pada satuan batulempung karbonan dari formasi Tanjung. Terdapat satu seam lapisan batubara yang menjadi objek khusus penelitian karakteristik cleat. Dalam satu seam tersebut, didapatkan empat-enam lapisan sub-seam/ply batubara dari muda ke tua yaitu sub-seam Seam Upper 1 (SU1), Seam Upper 2 (SU2), Seam Middle 1 (SM1), Seam Middle A (SMA), Seam Middle R1 (SMR1), Seam Middle 2 (SM2), dan Seam Middle B (SMB). Fokus penelitian dilakukan dari yang paling muda seam SU 1 sampai seam SMA untuk diamati hubungan antara karakteristik cleat dan total sulfur. Nilai total sulfur di daerah penelitian sangat bervariasi antara 0,48-4,12. Nilai total sulfur di daerah penelitian diduga didominasi oleh peran struktur geologi dikarenakan pola sebaran anomali yang relatif mengikuti bidang sesar mendatar kiri yang berarah N 343o E pada lapisan batubara, sedangkan sesar normal yang berarah N 31o E mengontrol perkembangan mineral kalsit dan material berukuran lempung di dalam cleat di dalam lapisan batubara. Kata Kunci: Batubara, Cleat, Parting, Sesar, Sulfur

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: Q Science > QE Geology
Divisions: Faculty of Engineering, Science and Mathematics > School of Engineering Sciences
Depositing User: Basir Umaryadi
Date Deposited: 17 Jan 2020 03:48
Last Modified: 17 Jan 2020 03:48
URI: http://eprints.upnyk.ac.id/id/eprint/22133

Actions (login required)

View Item View Item