PENGURANGAN RISIKO BENCANA MELALUI PENGELOLAAN PERSEPSI RISIKO DAN ADAPTASI ASET PENGHIDUPAN KOMUNITAS DIDUSUN TURGO, DESA PURWOBINANGUN, KECAMATAN PAKEM, KABUPATEN SLEMAN

ADI, INDRA BASKORO (2020) PENGURANGAN RISIKO BENCANA MELALUI PENGELOLAAN PERSEPSI RISIKO DAN ADAPTASI ASET PENGHIDUPAN KOMUNITAS DIDUSUN TURGO, DESA PURWOBINANGUN, KECAMATAN PAKEM, KABUPATEN SLEMAN. Masters thesis, Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta.

[thumbnail of Indra Baskoro Adi_21416003_Halaman Judul.pdf]
Preview
Text
Indra Baskoro Adi_21416003_Halaman Judul.pdf

Download (302kB) | Preview
[thumbnail of Indra Baskoro Adi_21416003_Daftar Isi.pdf]
Preview
Text
Indra Baskoro Adi_21416003_Daftar Isi.pdf

Download (292kB) | Preview
[thumbnail of Indra Baskoro Adi_21416003_Abstrak.pdf]
Preview
Text
Indra Baskoro Adi_21416003_Abstrak.pdf

Download (13kB) | Preview
[thumbnail of Indra Baskoro Adi_21416003_Halaman Pengesahan.pdf]
Preview
Text
Indra Baskoro Adi_21416003_Halaman Pengesahan.pdf

Download (366kB) | Preview
[thumbnail of Indra-Baskoro-Adi-21416003-Tesis-utuh.pdf] Text
Indra-Baskoro-Adi-21416003-Tesis-utuh.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi risiko erupsi G. Merapi, yang mana
terjadi pada tahun 1994, 2006 dan 2010. Pada tahun 1994, awan panas G. Merapi menuju
arah barat daya, tepatnya menuju hulu Sungai Boyong sehingga berdampak
meninggalnya 68 orang. Tahun 2006, ancaman erupsi G. Merapi berubah arah menjadi
ke arah selatan, tepat menuju Sungai Gendol dengan kondisi tersebut warga Dusun Turgo
mengungsi selama tiga bulan. Kemudian, pada tahun 2010 gejala awal erupsi meningkat
pesat, yang mana awan panas memasuki Sungai Gendol sejauh 15 km mengakibatkan
warga Dusun Turgo mengungsi selama 34 hari. Hasil dari penelitian ini dianalisa secara
deskriptif-kualitatif. Penelitian ini dilakukan di Dusun Turgo, Desa Purowbinangun,
Kecamatan Pakem. Melihat perubahan arah ancaman G. Merapi ke Sungai Gendol, maka
dapat berpengaruh terhadap persepsi risiko dan adaptasi aset penghidupan komunitas.
Teknik pengumpulan data secara partisipatif dilakukan dalam dengan metode kualitatif,
dengan melibatkan penduduk masyarakat, tokoh masyarakat, ketua RT, Ketua RW,
perwakilan organisasi kelompok yang berada di Dusun Turgo sebagai sumber data.
Pengumpulan data utama dilakukan dengan Participatory Rural Appraisal (PRA) atau
pengamatan kondisi desa secara partisipatif. Instrumennya adalah sebagai berikut:
wawancara, perubahan dan kecenderungan, sejarah desa, peta mobilitas, dan Focused-
Group Discussion. Hasil dari penelitian ini adalah penduduk Dusun Turgo telah
memahami model persepsi risiko, dalam bentuk perubahan arah ancaman dan karakter
erupsi G. Merapi. Ketangguhan masyarakat dapat dilihat melalui kemampuan mereka
mengelola aset penghidupan, dengan cara memindahkan, melindungi, menyelamatkan
aset berisiko.
Kata kunci: gunung merapi, persepsi risiko, adaptasi, aset penghidupan, dusun turgo,
bencana, participatory rural appraisal

Item Type: Thesis (Masters)
Subjects: H Social Sciences > HB Economic Theory
Divisions: Faculty of Law, Arts and Social Sciences > School of Management
Depositing User: Eko Yuli
Date Deposited: 10 Jan 2020 03:11
Last Modified: 13 Feb 2023 08:48
URI: http://eprints.upnyk.ac.id/id/eprint/22000

Actions (login required)

View Item View Item