ANALISIS INDEKS KUALITAS TANAH LAHAN KERING PADA BERBAGAI PENGGUNAAN LAHAN DI DESA NGALANG, KECAMATAN GEDANGSARI, KABUPATEN GUNUNGKIDUL

WICAKSONO, ARYA SATRYA (2020) ANALISIS INDEKS KUALITAS TANAH LAHAN KERING PADA BERBAGAI PENGGUNAAN LAHAN DI DESA NGALANG, KECAMATAN GEDANGSARI, KABUPATEN GUNUNGKIDUL. Other thesis, Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta.

[img] Text
COVER.pdf

Download (169kB)
[img] Text
LEMBAR PENGESAHAN.pdf

Download (1MB)
[img] Text
ABSTRAK.pdf

Download (163kB)
[img] Text
DAFTAR ISI.pdf

Download (182kB)

Abstract

ABSTRAK Pertumbuhan penduduk meningkat 1,3% setiap tahunnya (BPS, 2010). Untuk mengimbangi pertumbuhan penduduk maka diperlukan pemanfaaatan lahan kering dalam memenuhi kebutuhan penduduk akan pangan. Indonesia memiliki luasan lahan kering potensial 13,7 juta ha yang masih belum dimanfaatkan. Namun, lahan kering memiliki faktor pembatas antaralain: terbatasnya ketersedian irigasi, tanaman sering mengalami kekahatan unsur hara, serta rendahnya kualitas tanah di lahan kering tergolong rendah. Penelitian ini bertujuan untuk (a) menentukan indeks kualitas tanah pada berbagai penggunaan lahan dan (b) mengetahui sebaran kualitas tanah pada berbagai penggunaan lahan di Desa Ngalang, Kecamatan Gedangsari, Kabupaten Gunungkidul. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei, dengan metode pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dan pengklasifikasian kelas kualitas tanah menggunakan IKT (Indeks Kualitas Tanah) yang dihitung menggunakan metode Minimum Data Set dari Mausbach dan Seybold (1998) dan dilanjutkan penentuan kriteria kualitas tanah. Titik sampel ditentukan berdasarkan Peta Satuan Lahan (PSL) yang dibuat dari overlay peta penggunaan lahan, peta jenis tanah, dan peta kemiringan lereng, pada penelitian ini terdapat 8 titik lokasi antara lain (TE1, TE2, TI1, TI2, SE1, SE2, SI1, dan SI2). Sifat tanah yang diamati antara lain: Berat volume, porositas, kadar debu dan lempung tanah, pH H2O, kemiringan lereng, panjang lereng, faktor lereng, kadar C – organik, N – total, P – tersedia, dan K - tersedia tanah. Berdasarkan hasil penelitian kualitas kriteria buruk seluas 63,05 ha atau 9,85% dari areal yang diamati dengan nilai IKT meliputi satuan lahan TE2 (0,380); Kriteria sedang seluas 523,9 ha atau 81,81% dari areal yang diamati terletak meliputi satuan lahan TE1 (0,441), TI1 (0,586) TI2 (0,583), SE1 (0,462), SE2 (0,477), dan SI1 (0,552); Dan kriteria baik seluas 53,44 ha atau 8,34% meliputi satuan lahan SI2 (0,647). Kata kunci: IKT, Kualitas Tanah, Lahan Kering, Penggunaan Lahan, Tanah

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
Divisions: Faculty of Engineering, Science and Mathematics > School of Engineering Sciences
Depositing User: Basir Umaryadi
Date Deposited: 09 Jan 2020 04:18
Last Modified: 09 Jan 2020 04:18
URI: http://eprints.upnyk.ac.id/id/eprint/21962

Actions (login required)

View Item View Item