STUDI LABORATORIUM PENGARUH KONSENTRASI DAN PERMEABILITAS BATUAN TERHADAP ADSORPSI DALAM PENINGKATAN PEROLEHAN MINYAK TAHAP LANJUT DENGAN INJEKSI POLIMER

EDWIN, JUAN (2019) STUDI LABORATORIUM PENGARUH KONSENTRASI DAN PERMEABILITAS BATUAN TERHADAP ADSORPSI DALAM PENINGKATAN PEROLEHAN MINYAK TAHAP LANJUT DENGAN INJEKSI POLIMER. Other thesis, Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta.

[img] Text
3. COVER.pdf

Download (141kB)
[img] Text
4. LEMBAR PENGESAHAN.pdf

Download (54kB)
[img] Text
2. ABSTRAK.pdf

Download (9kB)
[img] Text
5. DAFTAR ISI.pdf

Download (203kB)

Abstract

ABSTRAK Injeksi polimer dalam proses perolehan minyak pada tahap tersier bertujuan untuk memperbaiki mobilitas air-minyak dengan meningkatkan viskositas air injeksi sebagai pendesak, namun, interaksi antara polimer dan media berpori menyebabkan hilangnya sebagian polimer dalam batuan. Hilangnya sebagian polimer pada media berpori disebabkan oleh beberapa mekanisme diantaranya : adsorpsi fisik, penjebakan mekanis, dan retensi hidrodinamis. Pada media berpori dengan karakteristik ukuran pori batuan yang beragam, hubungan antara distribusi ukuran pori dan ukuran molekul polimer penting untuk diketahui. Dengan demikian diperlukan pengujian adsorpsi dengan memvariasikan ukuran pori yang direpresentasikan oleh permeabilitas batuan dan konsentrasi polimer Pengujian adsorpsi polimer yang dilakukan melalui uji injektivitas ditinjau pada dua konsentrasi polimer FP3630S (500 & 2000 ppm) dan dua permeabilitas batuan (low & high perm) menggunakan dua jenis core, yakni Berea (ø = 18-21%, k = 80-120 mD KCl), dan Bentheimer (ø = 23-26%, k = 1500-3500 mD). Dalam uji injektivitas larutan tracer berupa Kalium Iodida pada konsentrasi 500 ppm digunakan sebagai kurva pembanding dengan polimer. Konsentrasi Effluent polimer dan tracer masing-masing diukur dengan SpectroVis Plus menggunakan metode Bleach dan Atomic Emission Spectroscopy (AES). Selisih profil normalisasi tracer dan polimer digunakan dalam menentukan adsorpsi dinamis polimer. Selain itu nilai adsorpsi dinamis juga dapat diperoleh dengan memperhitungkan selisih massa polimer yang diinjeksikan dengan massa effluent yang dapat diperoleh dari profil normalisasi effluent polimer. Selain itu, pengujian adsorpsi statis juga dilakukan untuk membandingkannya dengan hasil adsorpsi dinamis untuk case pengujian yang sama. Hasil pengujian adsorpsi statis menunjukkan tren bahwa dengan naiknya konsentrasi menaikkan nilai adsorpsi. Tren sama terjadi pada pengujian adsorpsi dinamis, berdasarkan metode mass balance, bahwa pada low-perm core diperoleh hasil adsorpsi dinamis 84,66 μg/gr untuk konsentrasi polimer 500 ppm dan 107,09 μg/gr untuk konsentrasi polimer 2000 ppm. Sedangkan pada high-perm core diperoleh hasil 53,41 μg/gr untuk konsentrasi polimer 500 ppm dan 197,60 μg/gr untuk konsetrasi polimer 2000 ppm. Namun dengan meninjau perbedaan permeabilitas pada konsentrasi yang sama tidak diperoleh tren yang tidak seragam antara low-perm core dan high-perm core. Pada konsentrasi tinggi (2000 ppm), naiknya permeabilitas berbanding lurus dengan kenaikan adsorpsi. Sedangkan, pada konsentrasi rendah (500 ppm), naiknya permeabilitas berbanding terbalik dengan nilai adsorpsi. Selanjutnya, coreflood dilakukan untuk membuktikan pengaruh adsorpsi terhadap recovery minyak menggunakan konsentrasi polimer 2000 ppm dan dua permeabilitas core. Dari pengujian coreflood tersebut diketahui bahwa perbedaan adsorpsi berpengaruh signifikan terhadap recovery minyak dengan melihat recovery yang lebih besar untuk case dengan adsorpsi yang lebih rendah.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General)
Divisions: Faculty of Engineering, Science and Mathematics > School of Engineering Sciences
Depositing User: Basir Umaryadi
Date Deposited: 27 Nov 2019 01:42
Last Modified: 27 Nov 2019 01:42
URI: http://eprints.upnyk.ac.id/id/eprint/21774

Actions (login required)

View Item View Item