PERENCANAAN TAHAPAN PRODUKSI BERDASARKAN HASIL UJI SUMUR PADA SUMUR TA-05 DAN TA-01TW LAPANGAN “TA” PT.PERTAMINA EP ASSET 4

MANALU, ANUGRAH SETIAWAN (2019) PERENCANAAN TAHAPAN PRODUKSI BERDASARKAN HASIL UJI SUMUR PADA SUMUR TA-05 DAN TA-01TW LAPANGAN “TA” PT.PERTAMINA EP ASSET 4. Other thesis, Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta.

[img] Text
3. COVER.pdf

Download (100kB)
[img] Text
4. LEMBAR PENGESAHAN.pdf

Download (295kB)
[img] Text
2. ABSTRAK.pdf

Download (87kB)
[img] Text
5. DAFTAR ISI.pdf

Download (99kB)

Abstract

RINGKASAN Sumur TA-05 merupakan sumur minyak dan Formasi Ngrayong sebagai reservoir nya dengan tebal lapisan (h) sebesar 26,57 ft dan interval perforasi antara 6164,69 – 6177,82 ft MD dan Sumur TA-01TW merupakan sumur gas yang sudah lama ditutup dan baru akan diproduksikan. Reservoir pada Sumur TA-01TW adalah Formasi Wonocolo dengan tebal lapisan (h) sebesar 54,97 ft dan interval perforasi 4468,50 – 4488,18 ft MD dengan masing – masing cadangan sumuran (well basis) sebesar 2,4428 MMSTB dan 4528 MMSCF. Kedua sumur tersebut akan diproduksikan secara bersamaan berdasarkan manajemen produksi gas dengan sistem jaringan pemipaan sehingga perlu dilakukan perencanaan tahapan produksi sebagai bahan pertimbangan untuk pengembangan sumur pada Lapangan TA. Perencanaan tahapan produksi dilakukan dengan pengumpulan data meliputi, data konstruksi sumur, data petrofisik, data reservoir dan produksi, data welltest serta data PVT. Setelah itu, dilakukan analisa uji sumur untuk menentukan karakteristik dan produktivitas reservoir. Kemudian, melakukan analisa nodal serta membuat perencanaan jaringan pemipaan dan membuat perencanaan tahapan produksi. Berdasarkan hasil analisa uji sumur pada sumur TA-05 memiliki permeabilitas (k) sebesar 5,06 mD, faktor skin (s) sebsar -2,47 dan tekanan reservoir (Pr) sebesar 2159 psig. Sedangkan sumur TA-01TW memiliki permeabilitas (k) sebesar 19,4 mD, faktor skin (s) sebesar 5,37 dan tekanan reservoir (Pr) sebesar 1870 psig. Kedua sumur akan dikembangkan dengan 2 skenario meliputi skenario I dengan laju alir gas 2 mmscfd dan skenario II dengan alir gas 1 mmscfd. Pada skenario I terdapat 2 tahapan produksi dengan kumulatif produksi gas (Gp) di tie in point sebesar 2789,5 MMSCF dan recovery factor (RF) pada sumur TA-01TW sebesar 65,7% serta dapat di produksikan selama 3 tahun 9 bulan. Sedangkan, skenario II terdapat 2 tahapan produksi dengan kumulatif produksi gas (Gp) di tie in point sebesar 3186 MMSCF dan recovery factor (RF) pada sumur TA-01TW sebesar 72,47 % serta dapat di produksikan selama 8 tahun 3 bulan. Berdasarkan hasil simulasi yang telah dilakukan, Sumur TA-05 tidak terlalu memberikan pengaruh yang signifikan terhadap produksi gas yang dihasilkan apabila diproduksikan berdasarkan manajemen produksi gas, Sehingga pola produksi Sumur TA-05 tetep diperlakukan seperti sumur minyak. Kemudian, Berdasarkan hasil perolehan harga recovery factor (RF), menunjukkan bahwa lapangan TA berpotensi untuk dikembangkan.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General)
Divisions: Faculty of Engineering, Science and Mathematics > School of Engineering Sciences
Depositing User: Basir Umaryadi
Date Deposited: 18 Oct 2019 08:43
Last Modified: 18 Oct 2019 08:43
URI: http://eprints.upnyk.ac.id/id/eprint/21601

Actions (login required)

View Item View Item