ANALISIS PEMANFAATAN LAHAN PASCATAMBANG BERDASARKAN SIFAT FISIK DAN KIMIA TANAH PADA LAHAN REKLAMASI PERTAMBANGAN BATUAN BASALT DI KECAMATAN JATILAWANG KABUPATEN BANYUMAS PROVINSI JAWA TENGAH

SUPRIATSO, APIP (2019) ANALISIS PEMANFAATAN LAHAN PASCATAMBANG BERDASARKAN SIFAT FISIK DAN KIMIA TANAH PADA LAHAN REKLAMASI PERTAMBANGAN BATUAN BASALT DI KECAMATAN JATILAWANG KABUPATEN BANYUMAS PROVINSI JAWA TENGAH. Masters thesis, Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta.

[thumbnail of ABSTRAK.pdf]
Preview
Text
ABSTRAK.pdf

Download (89kB) | Preview
[thumbnail of COVER.pdf]
Preview
Text
COVER.pdf

Download (158kB) | Preview
[thumbnail of DAFTAR ISI.pdf]
Preview
Text
DAFTAR ISI.pdf

Download (176kB) | Preview
[thumbnail of LEMBAR PENGESAHAN.pdf]
Preview
Text
LEMBAR PENGESAHAN.pdf

Download (41kB) | Preview
[thumbnail of ANALISIS-PEMANFAATAN-LAHAN-PASCATAMBANG-BERDASARKAN-SIFAT-FISIK-DAN-KIMIA-TANAH.pdf] Text
ANALISIS-PEMANFAATAN-LAHAN-PASCATAMBANG-BERDASARKAN-SIFAT-FISIK-DAN-KIMIA-TANAH.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (4MB)

Abstract

Kegiatan pertambangan batuan basalt yang terletak di Desa Karanglewas. Kecamatan Jatilawang. Kabupaten Banyumas, Provinsi Jawa Tengah tidak hanya menghasilkan dampak positif, kegiatan pertambangan batuan basalt dapat menimbulkan dampak negatif tidak hanya terjadi pada proses penambangan tetapi juga pada waktu pascatambang. Dampak tersebut adalah kerusakan lingkungan yang dapat berupa perubahan sifat fisik dan kimia tanah. Analisis sifat fisik kimia tanah bertujuan untuk identifikasi lahan pascatambang dan merumuskan arahan penggunaan lahan yang sesuai dengan klasifikasi kelas daya dukung fisik lahan untuk perkebunan. Metode pengambilan sample dilakukan dengan menggunakan teknik purposive random sampling menurut garis kontur. Sampel tanah yang diambil pada kedalaman 30 cm (0 - 30 cm) dan 60 cm (30 - 60 cm) yang di sesuaikan dengan kedalaman minimum tanah untuk perkembangan akar pada tanaman. Data yang diperoleh langsung melalui survey tanah di lapangan dan dibantu dengan analisis tanah di laboratorium tanah yang bertujuan untuk mengklasifikasikan dan menyesuaikan/mencocokkan (matching) penggunaan persyaratan tanaman terhadap kondisi lahan pada lahan pascatambang, sehingga diperoleh penggunaan lahan terbaik secara fisik dan kimia tanah. Hasil dari analisis menunjukkan bahwa lahan pascatambang memiliki nilai analisis sifat kimia tanah masing-masing diperoleh range data membentang dengan kategori sangat rendah sampai sangat tinggi. Kandungan N dari hasil analisis tanah diperoleh nilai rata-rata sebesar 0,094% yang menunjukkan kriteria sangat rendah. Hal ini akan sangat berpengaruh terhadap pertumbuhan tanaman, sehingga cara mengatasi masalah ini yaitu dengan cara pemberian pupuk organik maupun pupuk buatan pabrik, yaitu seperti Urea, ZA, dan Amonium Sulfat. Kesesuaian lahan untuk peruntukan lahan perkebunan menunjukkan bahwa lahan cukup sesuai untuk tanaman sengon laut (Paraserianthes falcataria (L) Nielsen) namun dibatasi dengan faktor penghambat antara lain kandungan N yang masih tergolong sangat rendah dan menurunkan besarnya erosi melalui upaya penerapan teras bangku.

Item Type: Thesis (Masters)
Subjects: T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General)
Divisions: Faculty of Engineering, Science and Mathematics > School of Engineering Sciences
Depositing User: Eko Yuli
Date Deposited: 30 Sep 2019 06:21
Last Modified: 04 Jan 2023 06:44
URI: http://eprints.upnyk.ac.id/id/eprint/21357

Actions (login required)

View Item View Item