KAJIAN TEKNIS KEMAMPUAN PRODUKSI ALAT MUAT DAN ALAT ANGKUT UNTUK MEMENUHI TARGET PRODUKSI BATUBARA DI SITE KBB SAROLANGUN, PT. CARITAS ENERGI INDONESIA, KABUPATEN SAROLANGUN, PROVINSI JAMBI

APRILIA, SHERLY (2019) KAJIAN TEKNIS KEMAMPUAN PRODUKSI ALAT MUAT DAN ALAT ANGKUT UNTUK MEMENUHI TARGET PRODUKSI BATUBARA DI SITE KBB SAROLANGUN, PT. CARITAS ENERGI INDONESIA, KABUPATEN SAROLANGUN, PROVINSI JAMBI. Other thesis, UPN Veteran Yogyakarta.

[img]
Preview
Text
3.COVER.pdf

Download (203kB) | Preview
[img]
Preview
Text
4. PENGESAHAN.pdf

Download (563kB) | Preview
[img]
Preview
Text
2. ABSTRAK.pdf

Download (90kB) | Preview
[img]
Preview
Text
5. DAFTAR ISI.pdf

Download (81kB) | Preview

Abstract

PT. Karya Bumi Bratama adalah perusahaan yang bergerak dalam bidang pertambangan yang memiliki kerjasama operasional pertambangan dengan PT. Caritas Energi Indonesia yang terletak di Kecamatan Sarolangun, Kabupaten Sarolangun, Provinsi Jambi. Kegiatan produksi batubara saat ini dilakukan menggunakan exavator Caterpillar 330 D sebagai alat muat dan dumptruck Scania 380 P sebagai alat angkut. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui tingkat produksi dari masing-masing alat untuk bisa mencapai target produksi yang telah ditetapkan. Permasalahan yang terjadi saat ini adalah belum tercapainya target produksi batubara sebesar 150.000 ton/bulan. Produksi yang dapat dihasilkan alat muat adalah sebesar 117.318 ton/bulan dan 5 unit alat angkut sebesar 115.704 ton/bulan. Terdapat faktor-faktor penghambat yang mempengaruhi produksi, sehingga diperlukan kajian terhadap faktor penghambat agar target produksi dapat tercapai. Hal ini disebabkan karena tingginya waktu edar alat muat dan alat angkut. Efisiensi kerja alat muat dan alat angkut saat ini yaitu 80,01% dan 74,84%. Waktu edar untuk alat muat dan alat angkut yaitu 0,37 menit dan 27,86 menit. Data yang diambil berupa waktu edar alat muat, waktu edar alat angkut, faktor pengembangan, faktor pengisian mangkuk, geometri jalan, hambatan kerja, dan spesifikasi alat mekanis. Upaya peningkatan produksi alat angkut agar tercapai yaitu dengan perbaikan waktu edar setelah penambahan jumlah curah, penambahan curah bucket alat muat setelah dilakukan perbaikan dari 12 kali curah menjadi 15 kali curah. Sehingga produksi alat angkut meningkat, yaitu dari 115.704 ton/bulan dengan waktu edar 27,86 menit menjadi 165.114 ton/bulan dengan waktu edar 29,29 menit. Namun perbaikan waktu edar setelah penambahan jumlah curah masih belum mampu memenuhi target produksi 150.000 ton/bulan, maka perlu adanya perbaikan waktu edar setelah perbaikan geometri jalan angkut, perbaikan geometri jalan angkut setelah dilakukan perbaikan dari 9,54 meter menjadi 10,51 meter. Sehingga didapatkan produksi dari 165.114 ton/bulan dengan waktu edar 29,29 menit menjadi 154.24 ton/bulan dengan waktu edar 29,17 menit. Perbaikan waktu waktu edar telah memenuhi target produksi yang ditetapkan oleh perusahaan.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: T Technology > TN Mining engineering. Metallurgy
Divisions: Faculty of Engineering, Science and Mathematics > School of Civil Engineering and the Environment
Depositing User: S.IP NURUL ALIFAH RAHMAWATI
Date Deposited: 15 Jul 2019 03:39
Last Modified: 15 Jul 2019 03:39
URI: http://eprints.upnyk.ac.id/id/eprint/20348

Actions (login required)

View Item View Item