UPAYA MINIMASI WASTE PADA PROSES PRODUKSI ROTI DENGAN PENDEKATAN LEAN MANUFACTURING (Studi Kasus Dipo Bakery, Sewon, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta)

Rahmanitya, Fairuz Rizqi (2019) UPAYA MINIMASI WASTE PADA PROSES PRODUKSI ROTI DENGAN PENDEKATAN LEAN MANUFACTURING (Studi Kasus Dipo Bakery, Sewon, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta). Other thesis, Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta.

[img]
Preview
Text
ABSTRAK.pdf

Download (185kB) | Preview
[img]
Preview
Text
COVER.pdf

Download (464kB) | Preview
[img]
Preview
Text
DAFTAR ISI.pdf

Download (201kB) | Preview
[img]
Preview
Text
LEMBAR PENGESAHAN.pdf

Download (301kB) | Preview

Abstract

Dipo bakery merupakan industri pembuatan roti yang memproduksi berbagai macam jenis roti, seperti roti manis, roti tawar, roti kering, dan berbagai macam roti lainnya. Perusahaan ini mengirimkan hasil produkisnya ke berbagai daerah seperti Kutoarjo, Solo dan Yogyakarta. Dalam menjalankan proses produksinya terdapat beberapa pemborosan yang terjadi, seperti perusahaan pernah mengalami kelebihan produksi hingga 500 pcs, cacat produk hingga 500 pcs/hari, masih banyak terdapat aktivitas yang tidak diperlukan, proses produksi yang memakan waktu cukup lama, persediaan bahan baku yang terkadang mengalami kelebihan dan beberapa masalah lainnya. Dari masalah yang dialami di atas, maka peneliti mencoba menyelesaikan dengan menggunakan konsep Lean Manufacturing, ini bertujuan untuk mengurangi waste atau pemborosan yang muncul pada perusahaan tersebut. Pemborosan yang diambil adalah tiga waste terbesar dengan rangking tertinggi. Dengan menggunakan konsep tersebut, peneliti akan melakukan perbaikan dengan pembagian kuisioner, yang bertujuan untuk mengetahui waste mana yang dirasa paling merugikan. Kemudian melakukan perangkingan dari ketujuh waste yang terjadi pada perusahaan menggunakan waste Assessment model (WAM), lalu melakukan pemetaan terhadap proses yang dilakukan oleh perusahaan guna mengetahui bagaimana proses produksi dan pada proses mana terjadi waste tersebut dengan value stream mapping, yang terbagi menjadi dua yaitu current state map, dan dilakukan perbaikan menggunakan future state map. Setelah melakukan penelitian, diperoleh hasil bahwa tiga waste terbesar adalah cacat atau defects dengan nilai sebesar 23,7 %, kemudian motion dengan nilai sebesar 16,2 %, dan terakhir overproduction dengan nilai sebesar 16,2 %. Untuk waste defects dapat dilakukan perbaikan menggunakan metode six sigma, waste motion dapat ditekan dengan menerapkan standar operasional yang ketat, dan waste overproduction dapat ditekan dengan menerapkan peramalan produksi dengan software POM-QM. Kata Kunci : Lean Manufacturing, Waste, Waste Assessment Model, Value Stream Mapping

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor > HD28 Management. Industrial Management
H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor > HD61 Risk Management
Divisions: Faculty of Engineering, Science and Mathematics > School of Engineering Sciences
Depositing User: Eny Suparny
Date Deposited: 05 Apr 2019 04:48
Last Modified: 05 Apr 2019 04:48
URI: http://eprints.upnyk.ac.id/id/eprint/19145

Actions (login required)

View Item View Item