PRARANCANGAN PABRIK KIMIA ASAM ASETIL SALISILAT DARI ASAM SALISILAT DAN ASETAT ANHIDRAD KAPASITAS 40.000 TON/TAHUN

AVENA HENI, MARIA and WESLY FRANSISKUS, JORDIE (2019) PRARANCANGAN PABRIK KIMIA ASAM ASETIL SALISILAT DARI ASAM SALISILAT DAN ASETAT ANHIDRAD KAPASITAS 40.000 TON/TAHUN. Other thesis, Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta.

[img]
Preview
Text
2. ABSTRAK.pdf

Download (256kB) | Preview
[img]
Preview
Text
3. COVER.pdf

Download (133kB) | Preview
[img]
Preview
Text
4. Lembar Pengesahan.pdf

Download (330kB) | Preview
[img]
Preview
Text
5. DAFTAR ISI.pdf

Download (353kB) | Preview

Abstract

Pabrik asam asetil salisilat dari asam salisilat dan asetat anhidrad dengan kapasitas 40.000 ton/tahun akan dibangun di kawasan Industri Cilegon, Banten dengan luas tanah 94435,25 m2. Bahan baku berupa asam salisilat diperoleh dari PT. Bayer dan asetat anhidrad dari PT. Indokemika Jayatam Bandung. Pabrik dirancang beroperasi secara kontinyu 24 jam per hari selama 330 hari per tahun dan membutuhkan karyawan sebanyak 204 orang. Pembuatan asam asetil salisilat dengan cara mereaksikan asam salisilat dan asetat anhidrad menggunakan katalis asam sulfatdi dalam reaktor alir tangki berpengaduk (RATB). Reaksi beroperasi secara isothermal pada suhu 85°C dan tekanan 1,3 atm. Produk C9H8O8 yang keluar dari reaktor dialirkan ke evaporator crystallizer untuk menguapkan kandungan etanol dan mengkristalkan asam salisilat. Lalu dipisahkan antara kristal asam salisilat yang terbentuk dengan filtratnya di centrifuge-01.Filtrat hasil centifuge dialirkan ke netralizer untuk menetralkan kandungan asam sulfat pada produk dengan larutan natrium hidroksida . Garam Na2SO4 yang terbentuk di netralizer dipisahkan di dalam filter press. Filtrat keluaran filter press selanjutnya dialirkan menuju kristalizer-02 untuk mengkristalkan produk C9H8O4. Keluaran kristalizer-02 kemudian dialirkan menuju centrifuge-02 untuk dipisahkan antara cake berupa kristal C9H8O4 dan H2O dengan filtratnya. Cake hasil keluaran centrifuge-02 diumpankan menuju Rotary dryer hingga diperoleh produk C9H8O4 dengan kemurnian 99,5%. Sedangkan filtrat keluaran centriuge-02 dialirkan menuju menara distilasi untuk memurnikan asam asetat sehingga diperoleh kemurnian 96% sebagai produk samping. Unit utilitas menyediakan kebutuhan air sebanyak 24600,15 kg/jam yang diperoleh dari PT. Krakatau Tirta Industri .Kebutuhan listrik sebesar 615 kW dibeli dari PT. PLN. Hasil evaluasi secara ekonomi memerlukan modal tetap $ 23.286.047,75 dan Rp. 541.862.126.042,06. Modal kerja sebesar Rp 683.037.974.923.(ROI sebelum pajak 25,5% dan sesudah pajak 20,4% sedangkan POT sebelum pajak 2,8 tahun dan sesudah pajak 3,3 tahun. BEP sebesar 48% dan SDP sebesar 21,5 % dengan DCFR 17%. Dengan demikian pabrik kimia asam asetil salisilat dari asam salisilat dan asetat anhidrad layak untuk dipertimbangkan dan dikaji lebih dalam. Kata Kunci : RATB, asam asetil salisilat, asam salisilat, asetat anhidrad

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: Q Science > QD Chemistry
Divisions: Faculty of Engineering, Science and Mathematics > School of Chemistry
Depositing User: Eko Yuli
Date Deposited: 27 Mar 2019 07:01
Last Modified: 27 Mar 2019 07:01
URI: http://eprints.upnyk.ac.id/id/eprint/18901

Actions (login required)

View Item View Item