GEOLOGI DAN STUDI ALTERASI DAERAH WARISA DAN SEKITARNYA, KECAMATAN WORI, KABUPATEN MINAHASA UTARA, PROVISINSI SULAWESI UTARA

RAGAHERTA, GILANG (2018) GEOLOGI DAN STUDI ALTERASI DAERAH WARISA DAN SEKITARNYA, KECAMATAN WORI, KABUPATEN MINAHASA UTARA, PROVISINSI SULAWESI UTARA. Other thesis, Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta.

[thumbnail of 1. Halaman Judul.pdf]
Preview
Text
1. Halaman Judul.pdf

Download (315kB) | Preview
[thumbnail of 2. Halaman Pengesahan.pdf]
Preview
Text
2. Halaman Pengesahan.pdf

Download (375kB) | Preview
[thumbnail of 3. Abstrak.pdf]
Preview
Text
3. Abstrak.pdf

Download (308kB) | Preview
[thumbnail of 4. Daftar Isi.pdf]
Preview
Text
4. Daftar Isi.pdf

Download (186kB) | Preview
[thumbnail of daftar pustaka.pdf] Text
daftar pustaka.pdf

Download (246kB)

Abstract

Daerah penelitian secara administratif terletak di Daerah Warisa, Kecamatan Wori, Kabupaten Minahasa Utara dan Provinsi Sulawesi Utara. Secara geografis terletak pada zona UTM 51N pada koordinat 18350 mE – 17950 mE dan 71400 mE – 71700 mE dengan luas area 17.500m².
Pola pengaliran yang berkembang adalah tipe subparallel dan fault trellis yang dikontrol oleh struktur, litologi dan morfologi. Bentuk lembah V menandakan stadia muda. Geomorfologi daerah penelitian dibagi menjadi 4 satuan bentuklahan yaitu Perbukitan Sisa Vulkanik (V1), Bukit Intrusi (V2), Kaldera (V3) dan Dataran Vluviovulkanik (V4).
Stratigrafi Daerah Warisa dibagi menjadi lima satuan, dari tua ke muda yaitu Satuan Lava Andesit berumur Miosen Awal – Miosen Tengah, Satuan Breksi berumur Miosen Awal – Miosen Tengah, Litodem Andesit berumur Miosen Awal – Miosen Tengah, Satuan Breksi Hidrotermal berumur Miosen Awal – Miosen Tengah, dan Satuan Tuff berumur Pliosen.
Struktur geologi merupakan salah satu faktor penting pengontrol alteras pada daerah penelitian. Struktur yang berkembang berupa sesar naik, sesar mendatar kanan, sesar mendatar kiri dan kekar dengan arah umum
Himpunan mineral yang dijumpai di lapangan, dapat dibagi menjadi empat zona alterasi yaitu Zona Alterasi Silisifikasi (kuarsa), Zona Alterasi Advanced Argilik (pirofilit, alunit, diaspor, dickit, kuarsa dan kaolinit), Zona Alterasi Argilik (kaolinit, illit, smektit dan halloisit), dan Zona Alterasi Propilitik (Klorit).
Tipe endapan mineral pada daerah penelitian termasuk dalam tipe endapan epitermal sulfidasi tinggi control litologi dan strukur.
Kata kunci: Alterasi, Geologi, Warisa, Sulfidasi Tinggi

Item Type: Thesis (Other)
Uncontrolled Keywords: Alterasi, Geologi, Warisa, Sulfidasi Tinggi
Subjects: Q Science > QE Geology
Divisions: Faculty of Engineering, Science and Mathematics > School of Engineering Sciences
Depositing User: Eko Yuli
Date Deposited: 27 Mar 2019 03:28
Last Modified: 06 Feb 2024 06:52
URI: http://eprints.upnyk.ac.id/id/eprint/18886

Actions (login required)

View Item View Item