ESTIMASI SUMBERDAYA ANDESIT METODE CROSS SECTION DI IUP SUSENO PLAMPANG III, DESA KALIREJO, KECAMATAN KOKAP, KABUPATEN KULON PROGO, D.I. YOGYAKARTA

SAPUTRO, MUHAMMAD WAHYU (2019) ESTIMASI SUMBERDAYA ANDESIT METODE CROSS SECTION DI IUP SUSENO PLAMPANG III, DESA KALIREJO, KECAMATAN KOKAP, KABUPATEN KULON PROGO, D.I. YOGYAKARTA. Other thesis, Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta.

[img]
Preview
Text
ABSTRAK.pdf

Download (88kB) | Preview
[img]
Preview
Text
COVER.pdf

Download (170kB) | Preview
[img]
Preview
Text
DAFTAR ISI.pdf

Download (97kB) | Preview
[img]
Preview
Text
LEMBAR PENGESAHAN.pdf

Download (53kB) | Preview

Abstract

Minimnya data sumberdaya batu andesit di Kabupaten Kulon Progo mengakibatkan perlunya dilakukan perhitungan sumberdaya untuk mengetahui informasi terkait sumberdaya batu andesit. Berdasarkan keadaan topografi, geologi, dan genesa pada daerah penelitian, estimasi sumberdaya di lokasi penelitian dilakukan menggunakan metode cross section dengan pedoman rule of gradual change dan rule of nearest point. Dasar lain pertimbangan penggunaan kedua pedoman tersebut karena batu andesit mempunyai homogenitas yang tinggi, mudah dilaksanakan, cepat dan hasil penaksiran cukup akurat. Penelitian ini dilakukan untuk memberikan estimasi sumberdaya batu andesit yang ada di IUP Suseno yang berada di Dusun Plampang III, Desa Kalirejo, Kecamatan Kokap Kabupaten Kulon Progo, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Luas daerah penelitian sekitar 34 ha. Hasil perhitungan menggunakan metode cross section dengan pedoman rule of gradual changes diperoleh volume sebesar 40.491.371,97 m3 dengan tonase sebesar 109.326.704,31 ton sedangkan dengan pedoman rule of nearest point diperoleh sebesar 40.491.375,66 m3 dengan tonase sebesar 109.326.714,28 ton. Selisih yang didapatkan dari kedua pedoman tersebut sebesar 9,97 ton. Pedoman yang digunakan adalah rule of gradual change karena lebih pesimistis dari rule of nearest point. Aturan dalam menggunakan metode cross section, yaitu sayatan tegak lurus dengan kontur agar dapat mengenai kontur tersebut. Jarak sayatan pada cross section berbeda karena yang dihitung merupakan area perbukitan sehingga dibuat berbeda dan dapat memperlihatkan bentuk perbukitannya, sedangkan kalau datar jarak sayatannya akan dibuat sama.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General)
Divisions: Faculty of Engineering, Science and Mathematics > School of Engineering Sciences
Depositing User: Eko Yuli
Date Deposited: 24 Jan 2019 04:09
Last Modified: 24 Jan 2019 04:09
URI: http://eprints.upnyk.ac.id/id/eprint/18147

Actions (login required)

View Item View Item