EVALUASI KINERJA UNIT PEREMUK BATU ANDESIT DALAM PENCAPAIAN TARGET PRODUKSI BATUBARA DI PT. GORBY PUTRA UTAMA KABUPATEN REMBANG MUSI RAWAS UTARA, PROVINSI SUMATERA SELATAN

WIBOWO, LATHIF GANI (2018) EVALUASI KINERJA UNIT PEREMUK BATU ANDESIT DALAM PENCAPAIAN TARGET PRODUKSI BATUBARA DI PT. GORBY PUTRA UTAMA KABUPATEN REMBANG MUSI RAWAS UTARA, PROVINSI SUMATERA SELATAN. Other thesis, Univesitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta.

[img]
Preview
Text
COVER TERBARU.pdf

Download (309kB) | Preview
[img]
Preview
Text
DAFTAR ISI.pdf

Download (27kB) | Preview
[img]
Preview
Text
lembar pengesahan.pdf

Download (240kB) | Preview
[img]
Preview
Text
RINGKASAN.dokk.pdf

Download (112kB) | Preview

Abstract

Peremukan batubara yang dilakukan oleh peremuk batubara PT. Gorby Putra Utama bertujuan untuk memperkecil ukuran butir batubara guna memenuhi kebutuhan pasar. Unit peremuk batubara merupakan rangkaian peralatan yang terdiri dari hopper, feeder breaker, vibrating screen, double roll crusher dan belt conveyor (BC 1, BC 2 dan Stacker conveyor). Unit peremuk batubara di PT. Gorby Putra Utama menghasilkan 1 jenis ukuran yaitu – 5.5cm. PT. Gorby Putra Utama menetapkan produksi sebesar 463 ton/jam. Tetapi produksi nyata unit peremuk pada saat ini yaitu 398,27ton/jam. Target produksi yang belum tercapai tersebut dikarenakan produksi alat peremuk batubara yang masih rendah dan karena ada hambatan yang terjadi. Berdasarkan kajian teknis dihasilkan waktu kerja efektif adalah 4,66jam/hari dari waktu yang tersedia 19 jam dalam 1 hari. Nilai unit ketersediaan unit peremuk batubara PT. Gorby Putra Utama adalah sebagai berikut Ketersediaan Mekanik (MA)=79,26%, Ketersediaan fisik (PA) = 93,59 %, Ketersediaan Penggunaan Alat (UA) = 26,14%, Penggunaan efektif (EU) = 24,47%. Berdasarkan hasil penelitian, untuk mencapai target produksi yang diinginkan perlu maka dilakukan upaya yang dapat meningkatkan produksi unit peremuk batubara. Alternatif pertama dengan penambahan jumlah pengumpan ke unit peremuk batubara sebesar 93ton/jam, dengan penambahan jumlah pengumpanan maka produksi nyata menjadi 491,27ton/jam atau 2.289,31ton/hari. Produksi yang dihasilkan telah memenuhi target produksi yang ditetapkan sebesar 463 ton/jam atau 2.157,25ton/hari. Alternatif yang kedua dilakukan dengan penanganan waktu hambatan produksi pada unit peremuk batubara, dengan penanganan tersebut waktu kerja efekttif meningkat menjadi 13,97 jam/hari, sehingga produksi nyata per hari juga meningkat menjadi 5.524,0049on/hari, dan telah memenuhi target produksi yang ditetapkan sebesar 2.157,25ton/hari. Melalui penambahan jumlah pengumpan dan penanganan waktu hambatan produksi, maka target produksi pada unit peremuk batubara PT. Gorby Putra Utama telah terpenuhi.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: T Technology > TN Mining engineering. Metallurgy
Divisions: Faculty of Engineering, Science and Mathematics > School of Engineering Sciences
Depositing User: Eny Suparny
Date Deposited: 14 Jan 2019 04:53
Last Modified: 14 Jan 2019 04:53
URI: http://eprints.upnyk.ac.id/id/eprint/17870

Actions (login required)

View Item View Item