KAJIAN KEMAJUAN PENGGALIAN DAN PENGANGKUTAN BATUGAMPING PADA KUARI X, XI, DAN XII PT. HOLCIM INDONESIA Tbk, TAMBAK REJA, KABUPATEN CILACAP, PROVINSI JAWA TENGAH

TIGOR MT SINAGA, ASAWIN (2018) KAJIAN KEMAJUAN PENGGALIAN DAN PENGANGKUTAN BATUGAMPING PADA KUARI X, XI, DAN XII PT. HOLCIM INDONESIA Tbk, TAMBAK REJA, KABUPATEN CILACAP, PROVINSI JAWA TENGAH. Other thesis, Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta.

[img]
Preview
Text
ABSTRAK.pdf

Download (185kB) | Preview
[img]
Preview
Text
COVER.pdf

Download (300kB) | Preview
[img]
Preview
Text
DAFTAR ISI.pdf

Download (186kB) | Preview
[img]
Preview
Text
LEMBAR PENGESAHAN.pdf

Download (427kB) | Preview

Abstract

PT. Holcim Indonesia Tbk merupakan salah satu perusahaan yang bergerak di industri semen yang terletak di Desa Karang Talun, Cilacap Selatan, Kabupaten Cilacap, Provinsi Jawa Tengah. PT. Holcim Indonesia Tbk memenuhi kebutuhan bahan baku semen dengan melakukan penambangan batugamping di Kuari Nusakambangan. PT. Holcim Indonesia Tbk akan memulai kegiatan penambangan dengan target produksi yang baru pada kuari X, kuari XI, dan kuari XII, sehingga perlu dilakukan kegiatan perencanaan tambang meliputi desain tambang, alat yang dibutuhkan selama kegiatan penambangan dan mencari sisa cadangan untuk di sesuaikan dengan target produksi yang baru yaitu 7.500.000 ton/tahun. Oleh karena itu, pada penelitian ini perusahaan membutuhkan suatu urutan penjadwalan penambangan batugamping pada kuari X, kuari XI, dan kuari XII yang dibatasi oleh ultimate pit bottom penambangan sampai dengan elevasi 10 mdpl dan dengan target produksi batugamping sebesar 7.500.000 ton/tahun. Geometri jenjang yang digunakan sesuai dengan rekomendasi data geoteknik perusahaan yaitu tinggi jenjang 10 m, lebar jenjang 5 m, kemiringan jenjang tunggal 70º, dan kemiringan jenjang keseluruhan 51º. Sedangkan lebar jalan angkut pada jalan lurus adalah 16 m, dan lebar jalan angkut pada tikungan adalah 20 m. Grade jalan yang digunakan pada tanjakan adalah 10%. Untuk mencapai target produksi, penambangan di PT. Holcim Indonesia mengunakan alat muat Wheel Loader Caterpillar 990 H dan alat angkut Dump Truck Caterpillar 773 E. Berdasarkan hasil perhitungan didapatkan, untuk mencapai target produksi kebutuhan alat angkut dump truck CAT 773 E pada tahun pertama hingga tahun keempat dan tahun kedelapan hingga tahun kesepuluh sebanyak 11 unit, dan pada tahun kelima hingga ketujuh mengalami penurunan yaitu sebanyak 10 unit. Sedangkan pada alat muat wheel loader CAT 990 H pada tahun pertama hingga tahun kesepuluh tidak ada perubahan sehingga jumlah alat yang dibutuhkan 3 unit.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General)
Divisions: Faculty of Engineering, Science and Mathematics > School of Engineering Sciences
Depositing User: Eko Yuli
Date Deposited: 11 Jan 2019 08:47
Last Modified: 11 Jan 2019 08:48
URI: http://eprints.upnyk.ac.id/id/eprint/17833

Actions (login required)

View Item View Item