Pengendalian Gerakan Massa Batuan pada Lahan Bekas Tambang Breksi Tuf di Dusun Jentir, Desa Sambirejo, Kecamatan Ngawen, Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta

Sastra Wiguna, I Made Bayu (2018) Pengendalian Gerakan Massa Batuan pada Lahan Bekas Tambang Breksi Tuf di Dusun Jentir, Desa Sambirejo, Kecamatan Ngawen, Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Other thesis, UPN "Veteran" Yogyakarta.

[img]
Preview
Text
Cover.pdf

Download (190kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Abstrak.pdf

Download (288kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Lembar Pengesahan.pdf

Download (700kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Daftar Isi.pdf

Download (219kB) | Preview

Abstract

Pemahaman yang masih kurang terhadap struktur geologi batuan yang ditambang oleh masyarakat mengakibatkan rentan terjadi bencana geologi berupa gerakan massa batuan. Pada tanggal 3 Maret 2017 terjadi sebuah bencana gerakan massa batuan di area penambangan breksi tuf di Dusun Jentir yang mengakibatkan kerugian materil dan 2 orang korban jiwa. Penelitian bertujuan untuk mengetahui kondisi geologi (jenis satuan batuan, struktur geologi dan geometri lereng) dan kestabilan lereng, prakiraan dampak yang dapat ditimbulkan oleh ketidakstabilan lereng dan menentukan pengendalian ketidakstabilan lerengnya. Metode yang digunakan adalah metode survei dan pemetaan untuk mengetahui kondisi eksisting, pembuatan peta eksisting, pengukuran geometri lereng, pengambilan sampel batuan, pengamatan struktur geologi, dll. Analisis laboratorium terhadap sifat fisik (bobot isi) dan mekanik batuan (kohesi dan sudut geser dalam). Evaluasi data terhadap stabilitas lereng berdasarkan analisis nilai faktor keamanan menggunakan program RocPlane yang sesuai dengan jenis gerakan massa batuan yang telah terjadi sebelumnya yaitu gerakan massa batuan blok batuan (rock block slide). Parameter yang berpengaruh dan digunakan untuk menentukan kestabilan lereng adalah kuat geser (shear strength) batuan (kohesi dan sudut geser dalam), massa atau beban batuan pada lereng, sifat fisik (bobot isi) batuan, geometri lerengnya dan getaran. Hasil dari kajian stabilitas lereng untuk pengendalian gerakan massa batuan pada lahan bekas tambang breksi tuf di Dusun Jentir diketahui kondisi geologi dan kestabilan lereng di daerah penelitian yaitu terdiri dari dominasi satuan batuan breksi tuf dengan sisipan batupasir, tuf dan batulempung yang termasuk dalam jajaran formasi Semilir. Struktur geologi yang ditemukan berupa kekar gerus (shear joint), sesar normal (normal joints) dan struktur perlapisan laminasi (sejajar). Geometri lereng pada LP 1 yaitu Height : 36,4 meter, α Slope : 68°, α Plane : 44°, α Tension crack : 90°, Distance from crest : 10 meter dan α Upper face : 35°. Sedangkan pada LP 2 yaitu Height : 15,9 meter, α Slope : 79°, α Plane : 42°, α Tension crack : 90°, Distance from crest : 2,4 meter dan α Upper face : 9°. LP 1 merupakan lereng tidak stabil dengan nilai FK 1,01 dan LP 2 merupakan lereng kurang stabil dengan nilai FK 1,23 yang menunjukkan bahwa lereng tersebut merupakan lereng yang sangat rawan dan cukup rawan terhadap gerakan massa batuan. Pengendalian gerakan massa batuan menggunakan pendekatan rekayasa mekanis (pemotongan lereng (resloping), parit (ditch) dan penghalang (barrier)) dengan ditunjang pendekatan sosial ekonomi dan pendekatan institusi. Selain itu rekayasa mekanis penunjangnya adalah pembuatan parit diatas lereng dan teknik grouting. Kata kunci: Gerakan massa batuan, kestabilan lereng, faktor keamanan, program RocPlan

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General)
Divisions: Faculty of Engineering, Science and Mathematics > School of Engineering Sciences
Depositing User: Eko Yuli
Date Deposited: 03 Oct 2018 04:02
Last Modified: 03 Oct 2018 04:02
URI: http://eprints.upnyk.ac.id/id/eprint/16716

Actions (login required)

View Item View Item