LAPORAN TUGAS AKHIR Mengevaluasi Heat Exchanger E – 1303 pada Unit Asam Sulfat PT. PETROKIMIA GRESIK

Alga Saputra, Dicky (2018) LAPORAN TUGAS AKHIR Mengevaluasi Heat Exchanger E – 1303 pada Unit Asam Sulfat PT. PETROKIMIA GRESIK. Other thesis, UPN "Veteran" Yogyakarta.

[img]
Preview
Text
COVER TA FIX 1.pdf

Download (96kB) | Preview
[img]
Preview
Text
3. INTISARI 1.pdf

Download (51kB) | Preview
[img]
Preview
Text
LEMBAR PENGESAHAN.pdf

Download (491kB) | Preview
[img]
Preview
Text
DAFTAR ISI TUGAS AKHIR FIX 1.pdf

Download (82kB) | Preview

Abstract

Heat exchanger adalah sebuah alat yang digunakan untuk memfasilitasi perpindahan kalor antara dua fluida atau lebih yang memliki perbedaan temperature. Seiring dengan perkembangan zaman teknologi menjadu semakin maju dan mendorong manusia untuk dapat memodifikasi alat penukar kalor sehingga menghasilkan alat penukar kalor yang memiliki unjuk kerja yang lebih efisien. Pada Heat exchanger ( E-1303 ) di Unit Asam Sulfat PT Petrokimia Gresik meruapakan salah satu alat penukar panas yang bertipe ( cooller ) yang berfungsi sebagai mendinginkan H2So4 sebelum dilanjutkan ke adsober tower. Tujuan dari tugas khusus adalah sebagai menghitung kinerja alat heat exchanger ( E- 1303 ) supaya diketahui alat heat exchanger mengalami penuruan kinerja agar tidak menggangu proses produksi tidak terganggu. Pada metode untuk mengitung kinerja heat exchanger ( E-1303 ) yaitu menghitung neraca panas, untuk menghitung nilai Rd ( fouling factor ) dan menghitung pressure drop, serta membandingkan hasil perhitungan desain dan actual heat exchanger Hasil perhitungan data disain didapatkan nilai Rd desain 0,0035 hr.ft2 0F/Btu serta didapatkan nilai Rd actual sebesar 0,0042 hr.ft2.Btu, nilai fouling factor demi hari dapat mengalami kenaikan dan perubahan dikarenakan adanya pengotor yang masuk dengan kurung waktu yang terus menerus, dan didapatkan pressure drop data desain pada shell 7,44 psi dan pada tube 7,79 psi, dan berdasarkan data lapangan atau actual pada tanggal 15 maret 2018 didapatkan pressure drop pada shell 7,85 psi dan pada tube 8,84 psi. Dilihat bahwa pressure droop pada data actual mengalami peningkatan namun belum melebihi batas maksimal yaitu 10 psi, maka untuk itu pada alat Heat Exchanger ini bias dilakukan maintenens namun untuk itu pada alat yang saya menghitung masih cukup bagus.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: Q Science > QD Chemistry
Divisions: Faculty of Engineering, Science and Mathematics > School of Chemistry
Depositing User: Eko Yuli
Date Deposited: 24 Sep 2018 01:43
Last Modified: 24 Sep 2018 01:43
URI: http://eprints.upnyk.ac.id/id/eprint/16563

Actions (login required)

View Item View Item