ESTIMASI CADANGAN TERTAMBANG ANDESIT DENGAN METODE CROSS SECTION DAN METODE TRIANGULAR PT JAGO JAYA CEMERLANG, SITE GRINDANG, DESA HARGOMULYO, KECAMATAN KOKAP, KABUPATEN KULON PROGO, D.I YOGYAKARTA

MUHAMMAD ALFATRON, MUHAMMAD ALFATRON (2018) ESTIMASI CADANGAN TERTAMBANG ANDESIT DENGAN METODE CROSS SECTION DAN METODE TRIANGULAR PT JAGO JAYA CEMERLANG, SITE GRINDANG, DESA HARGOMULYO, KECAMATAN KOKAP, KABUPATEN KULON PROGO, D.I YOGYAKARTA. Other thesis, UPN "Veteran" Yogyakarta.

[img]
Preview
Text
Cover.pdf

Download (113kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Abstract.pdf

Download (183kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Lembar Pengesahan.pdf

Download (183kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Daftar Isi.pdf

Download (197kB) | Preview

Abstract

Tujuan penelitian adalah menganalisis besarnya cadangan andesit dengan metode cross section dan metode triangular. Daerah penelitian terletak pada desa Hargomulyo,kecamatan Kokap, kabupaten Kulon Progo, D.I. Yogyakarta yang merupakan daerah penelitian milik PT.Jago Jaya Cemerlang, dengan luas area 190.000 m2. Metode cros section merupakan metode yang menggunakan pembuatan sayatan pada badan endapan bahan mineral, kemudian di hitung luas masing-masing endepan mineral dan untuk menetukan volume dengan menggunakan jarak antar sayatan. Metode triangular merupakan metode yang menggunakan titik elevasi ketinggian atau pun ketebalan dari endapan mineral. Untuk menghitung volume metode ini, menggunakan luas segitiga dan ketebalan endapan mineral . Hasil perhitungan volume cadangan andesit menggunakan metode cross section sebesar 1.820.448,237 m3, sementara itu perhitungan pada metode triangular sebesar 2.846.614,863 m3. Hasil perhitungan Hasil perhitungan volume cadangan andesit dengan metode cross section menghasilkan volume yang kecil sementara hasil perhitungan volume cadangan andesit menggunakan metode triangular menghasilkan volume yang besar. Perbedaan hasil ini dapat terjadi karena pada metode cross section sepanjang jarak antar sayatan dianggap linier atau rata, sehingga apabila tinggi diantara dua sayatan hasil perhitungan akan lebih kecil, sementara metode triangular menggunkan luas prisma segitiga dan ketebalan edapan mineral dalam perhitungannya sehingga bila terdapat perbedaan ketebalan yang tinggi akan mendapatakan hasil yang lebih besar. Selisih estimasi antara kedua metode adalah sebesar 1.026.166,626 m3

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General)
Divisions: Faculty of Engineering, Science and Mathematics > School of Engineering Sciences
Depositing User: Eko Yuli
Date Deposited: 19 Sep 2018 02:16
Last Modified: 19 Sep 2018 02:16
URI: http://eprints.upnyk.ac.id/id/eprint/16519

Actions (login required)

View Item View Item