EVALUASI PERKIRAAN CADANGAN MINYAK SISA DENGAN METODE DECLINE CURVE DAN ANALISA KEEKONOMIAN PADA LAPANGAN “X” SUMUR-SUMUR “Y”

KAUTSAR, ALDILA (2014) EVALUASI PERKIRAAN CADANGAN MINYAK SISA DENGAN METODE DECLINE CURVE DAN ANALISA KEEKONOMIAN PADA LAPANGAN “X” SUMUR-SUMUR “Y”. Other thesis, UPN "VETERAN" YOGYAKARTA.

Full text not available from this repository.

Abstract

Lapangan “X” berada diblok salawati Provinsi Papua yang memiliki 16 sumur aktif dan mulai diproduksikan pada bulan Agustus 2004, seiring waktu telah terindikasi adanya penurunan laju produksi minyaknya. Dengan indikasi tersebut maka perlu diketahui seberapa besar cadangan minyak sisa hingga economic limitnya. Untuk menentukan besarnya cadangan minyak sisa lapangan “X” digunakan metode decline curve. Hal yang harus di perhatikan dalam penggunaan metode decline curveyaitu dengan melihat sejarah laju produksi telah menunjukkan trend penurunan laju produksi dan reservoir telah berproduksi cukup. Tahapan ekstrapolasi data dari trend decline yaitu periode waktu produksi yang dipilih pada bulan Agustus 2010 - Oktober 2011dan dengan menggunakan teknik metode chi-square test diperoleh jumlah x2 terkecil yaitu 30.169,93 bbl dengan perolehan yang di dapat maka kurva yang paling fit yaitu type Harmonic Decline Curve dengan harga eksponen decline (b) sebesar 1, dan nilai D = 0,0489. Dari besarnya perolehan cadangan minyak sisa dapat dilakukan analisa perekonomian dengan melihat indikator keekonomian suatu lapangan yaitu: Net Present Value (NPV), Rate of Return (ROR), Discounted Profit to Investment Ratio (DPIR), Pay Out Time(POT). Besarnya cadangan minyak sisa hingga economic limit(Npt-limit) sebesar 519.772 bbl dengan kumulatif produksi minyak (Np) lapangan “X” hingga Agustus 2014 sebesar 5.002.422 bbl dan umur produksi reservoir lapangan “X” diperkirakan selama 8 tahun. Perolehan Estimated Ultimate Recovery (EUR) sebesar 5.522.193 bbl dengan perolehan economic limitnya sebesar 2.400 bbl. Hasil perhitungan indikator keekonomian diperoleh harga: NPV = US$ 2.038.202., ROR = 38,99%, PIR = 17,75%, DPIR =7,38% dan POT = tahun 2008. Analisa sensitivitas menunjukkan urutan parameter keekonomian dari yang paling sensitif terhadap indikator keuntungan adalah pengaruh turun naiknya harga minyak yang berupa Indonesia Crude Price (ICP) terhadap perolehan Net Present Value (NPV).

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: T Technology > TD Environmental technology. Sanitary engineering
Depositing User: Sarimin Sarimin
Date Deposited: 18 May 2016 07:33
Last Modified: 18 May 2016 07:33
URI: http://eprints.upnyk.ac.id/id/eprint/1513

Actions (login required)

View Item View Item