EVALUASI INJECTIVITY TEST SUMUR GP006 DAN GP012 SEBAGAI DATA PENDUKUNG PROJECT WATER FLOOD LAPANGAN GP PT. CHEVRON PACIFIC INDONESIA

ALGAFUR, YUSUF (2015) EVALUASI INJECTIVITY TEST SUMUR GP006 DAN GP012 SEBAGAI DATA PENDUKUNG PROJECT WATER FLOOD LAPANGAN GP PT. CHEVRON PACIFIC INDONESIA. Other thesis, UPN "Veteran" Yogyakarta.

[thumbnail of abstrak.pdf]
Preview
Text
abstrak.pdf

Download (48kB) | Preview
[thumbnail of skripsi-YUSUF-ALGAFUR.pdf] Text
skripsi-YUSUF-ALGAFUR.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (3MB)

Abstract

Pengembangan lapangan GP dilakukan untuk mempertahankan laju produksi
minyak ke tahap secondary recovery. Sebelum melakukan proyek water flood
dibutuhkan studi lebih lanjut yang dilakukan pada sumur GP006 dan GP012
yangmana kedua sumur ini adalah sumur pengamatan di lapangan GP.
Permasalahan yang ada pada proyek ini adalah dibutuhkannya data pendukung
seperti gradient fracture, fracture pressure, max. wellhead pressure, dan max. rate
injection water untuk mendukung keberhasilan proyek water flood ini. Selain itu
fracture pressure yang berbeda pada masing-masing layer juga mempengaruhi
max. wellhead pressure sehingga perlu dilakukan evaluasi pada tiap sumur. Data
pendukung ini didapatkan dengan cara melakukan dan mengevaluasi injectivity test
pada sumur GP006 dan GP012. Injectivity test merupakan serangkaian pengujian
tekanan yang diberikan terhadap reservoir yang terdiri dari breakdown test dan step
rate test.
Metode yang digunakan dalam mengevaluasi injectivity test ini adalah
mengumpulkan data yang digunakan sebagai data input untuk menganalisa dan
mengevaluasi pekerjaan injectivity test, menggunakan data dari step rate test yang
digunakan dalam memplot Pinjeksi vs Qinjeksi pada bottomhole treating pressure
dan wellhead treating pressure sehingga didapatkan data pendukung yang
dibutuhkan seperti gradient fracture, fracture pressure, WHP dan max. rate water
injection. Melakukan pemodelan WHP dan evaluasi pada penginjeksian commingle
terhadap masing-masing sumur. Melakukan sensitivitas pada beberapa parameter
seperti skin dan permeabilitas untuk mendapatkan hasil injeksi air yang tepat.
Berdasarkan hasil analisa injectivity test pada sumur GP006, fracture
pressure pada sand KB3220 adalah 2.400 psig dan pada sand NB3600 adalah 3.480
psig. WHP pada sumur GP006 pada sand KB3220 adalah 906 psig dan pada sand
NB3600 adalah 1.825 psig. Max. rate injection water pada sumur GP006 sand
KB3220 adalah 9.216 bwipd dan max. rate injection water pada sand NB3600
adalah 6.048 bwipd. Hasil analisa injectivity test pada sumur GP012, fracture
pressure pada sand KB3220 adalah 2.550 psig, pada sand KB3300 adalah 2.745
psig dan pada sand NB3600 adalah 3.175 psig. WHP pada sumur GP012 pada sand
KB3220 adalah 1.134 psig, pada sand KB3300 adalah 1.277 psig dan pada sand
NB3600 adalah 1.576 psig. Nilai max. rate injection water pada sumur GP012 sand
KB3220 adalah 5.616 bwipd, pada sand KB3300 adalah 6.912 bwipd dan pada sand
NB3600 adalah 8.496 bwipd. Berdasarkan hasil pemodelan untuk sumur injeksi
commingle menggunakan prosper, Pada sumur GP006 untuk harga WHP 906 psig,
besar laju injeksi untuk layer KB3220 adalah 10.529 bwipd dan besar laju injeksi
layer NB3600 adalah 5.251 bwipd. Pada sumur GP012 untuk harga WHP 1.134
psig, besar laju injeksi untuk layer KB3220 adalah 5.263; sedangkan, besar laju
injeksi untuk layer KB3300 adalah 5.224 bwipd dan besar laju injeksi untuk layer
NB3600 adalah 10.555 bwipd.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: T Technology > T Technology (General)
Divisions: Faculty of Engineering, Science and Mathematics > School of Engineering Sciences
Depositing User: Eko Yuli
Date Deposited: 18 May 2016 07:17
Last Modified: 17 Oct 2022 04:28
URI: http://eprints.upnyk.ac.id/id/eprint/1503

Actions (login required)

View Item View Item