GEOLOGI DAN PENGARUH WEAK SANDSTONE TERHADAP KESTABILAN LERENG DI PIT INUL LIGNIT AREA PT KALTIM PRIMA COAL KECAMATAN SANGATTA, KABUPATEN KUTAI TIMUR, PROVINSI KALIMANTAN TIMUR

Harahap, Teddy Saputra (2018) GEOLOGI DAN PENGARUH WEAK SANDSTONE TERHADAP KESTABILAN LERENG DI PIT INUL LIGNIT AREA PT KALTIM PRIMA COAL KECAMATAN SANGATTA, KABUPATEN KUTAI TIMUR, PROVINSI KALIMANTAN TIMUR. Other thesis, UNIVERSITAS PEMBANGUNAN NASIONAL 'VETERAN' YOGYAKARTA.

[img]
Preview
Text
COVER.pdf

Download (212kB) | Preview
[img]
Preview
Text
HALAMAN PENGESAHAN.pdf

Download (2MB) | Preview
[img]
Preview
Text
DAFTAR ISI.pdf

Download (97kB) | Preview
[img]
Preview
Text
ABSTRAK.pdf

Download (91kB) | Preview

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi geologi secara mendetail pada daerah penelitian serta perangaruh dari weak sandstone terhadap kestabilan lereng pada area penambangan batubara PT. Kaltim Prima Coal. Daerah penelitian terletak pada koordinat geografis 117°21`34``BT-117°43`8``BT dan 0°21`42``LU - 0°43`25``LU, Serta koordinat UTM (Universal Tranverse Mercator) terletak pada 103500mE-108000mE (West-East) dan 206500mN-210500mN (South-North) dengan sistem koordinat ID 75. Secara administratif berada pada area PT Kaltim Prima Coal di Kecamatan Sangatta Utara, Kabupaten Kutai Timur, Propinsi Kalimantan Timur. Metode penelitian dibagi menjadi tiga tahapan yaitu : persiapan, pengambilan data, dan pasca-lapangan. Tahap persiapan merupakan tahapan pengumpulan data melalui kajian pustaka dan laporan hasil penelitian terdahulu. Tahap pengambilan data merupakan tahapan pengumpulan data yang berdasarkan pemetaan geologi dan pengambilan sampel untuk uji laboratorium, serta data sekunder. Tahap pasca-lapangan terdiri pengolahan data dan penarikan kesimpulan berdasarkan pengujian laboratorium dan analisis studio yang menyangkut kondisi geologi dan kestabilan lereng. Lokasi penelitian Pit Inul Lignit memiliki jenis pola pengaliran Subdendritik yang secara geomorfologi, terbagi menjadi Satuan Bentuk Lahan perbukitan dan lereng denudasional (D2), Satuan Bentuk Lahan Dataran Aluvial (F1), dan Satuan Bentuk Lahan Lembah Bukaan Tambang (A1). Urutan stratigrafi dari yang termuda terdiri dari Satuan batupasir-batulempung Balikpapan, Satuan batupasir Balikpapan, Satuan batulempung Balikpapan berumur Miosen Tengah hingga Miosen Akhir serta tidakselaras dengan Satuan Aluvial (Recent). Struktur geologi yang berkembang berupa kekar dan sesar turun dengan arah tegasan utama mengarah timur laut-barat daya. Dari kegiatan analisis kestabilan lereng dengan memasukkan material weak sandstone dalam proses analisa, dapat disimpulkan bahwa weak sandstone dapat menurunkan nilai FK pada Overall Slope sekitar 0.1-19 %. Penurunan nilai FK terbesar terjadi pada section 6 TG dengan penurunan nilai FK sebanyak 19,03 % dan Penurunan nilai FK terkecil terjadi pada section 6 BL dengan penurunan nilai FK sebanyak 0.14%. akan tetapi meskipun mengalami penurunan FK, kondisi lereng secara keseluruhan dalam keadaan aman. Akan tetapi untuk single bench yang memiliki batuan Weak sandstone diperlukan Redesign dengan pengurangan single slope dari 70o menjadi 64o. Kata kunci : Pit Inul Lignit, Weak Sandstone, Overall Slope, Single slope

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: Q Science > QE Geology
Divisions: Faculty of Engineering, Science and Mathematics > School of Engineering Sciences
Depositing User: Sarimin Sarimin
Date Deposited: 19 Jan 2018 02:50
Last Modified: 19 Jan 2018 02:50
URI: http://eprints.upnyk.ac.id/id/eprint/14270

Actions (login required)

View Item View Item