KAJIAN PENGENDALIAN BENCANA BANJIR DISEBAGIAN DAS COKROYASAN BERDASARKAN TINGKAT BAHAYA DAN KALA ULANG 100 TAHUN, KECAMATAN BAYAN, KABUPATEN PURWOREJO, PROVINSI JAWA TENGAH

Silaban, Veronika (2017) KAJIAN PENGENDALIAN BENCANA BANJIR DISEBAGIAN DAS COKROYASAN BERDASARKAN TINGKAT BAHAYA DAN KALA ULANG 100 TAHUN, KECAMATAN BAYAN, KABUPATEN PURWOREJO, PROVINSI JAWA TENGAH. Other thesis, Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Yogyakarta.

[img]
Preview
Text
ABSTRAK.pdf

Download (92kB) | Preview
[img]
Preview
Text
COVER.pdf

Download (112kB) | Preview
[img]
Preview
Text
DAFTAR ISI.pdf

Download (226kB) | Preview
[img]
Preview
Text
LEMBAR PENGESAHAN.pdf

Download (251kB) | Preview

Abstract

Kejadian bencana banjir antara lain disebabkan oleh curah hujan yang relatif banyak. Selain itu, potensi terjadinya banjir menjadi besar dikaitkan dengan perubahan tataguna lahan yang terjadi, hal tersebut akan menyebabkan kerusakan lingkungan yang berdampak negatif dan akan mengakibatkan peningkatan limpasan permukaan dan memperkecil infiltrasi sebagai respon terhadap curah hujan. Oleh karena itu, perlu dilakukan penelitian untuk mengetahui tingkat zona rawan banjir dan debit banjir rencana untuk kala ulang 2, 5, 10, 25, 50 dan 100 tahun di DAS Cokroyasan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei, pemetaan dan analisis berupa skoring dan overlay. Tingkat zonasi rawan bencana banjir menggunakan metode skoring dengan 8 parameter yaitu kemiringan lereng, curah hujan, tekstur tanah, laju infiltrasi, penggunaan lahan, tinggi banjir, lama genangan banjir dan frekuensi bencana banjir. Analisis hidrologi digunakan untuk mengetahui debit limpasan existing per Sub DAS, curah hujan rancangan dan debit banjir rencana yang ditentukan oleh curah hujan maksimum, karakteristik DAS Cokroyasan yang meliputi luas DAS dan panjang sungai. Perhitungan yang digunakan adalah metode distribusi gumbel, metode distribusi log person type III, Uji Smirnov Kolmogorov dan metode nakayasu. Hasil penelitian menunjukkan Kecamatan Bayan memiliki empat zonasi tingkat kerawanan bencana banjir yaitu berada pada kategori agak rendah dengan luas 1705,50 Ha atau 35,89%, kategori sedang dengan luas 2249,90 Ha atau 47,34% , kategori agak tinggi dengan luas 236,16 atau 5,48% dan zona tinggi dengan luas 563,5 Ha atau 11,29%. Arahan pengelolaan yang berwawasan lingkungan dan secara ekohidrolika melalui pendekatan teknologi berupa pembuatan kolam retensi yang disesuaikan dengan analisa hidrologi dalam kondisi existing dan kondisi 5 (lima) tahun yang akan datang, serta pipa pori resapan, pendekatan vegetatif berupa bio-engineering yaitu penegndalian erosi dengan penanaman karangkungan dan rumput vetiver, pendekatan sosial ekonomi budaya berupa pemberdayaan masyarakat, dan pendekatan institusi berupa pengadaan konservasi air dan tanah. Kata Kunci : Bencana Banjir, Tingkat Zonasi Rawan Banjir, Analisis Hidrologi, Arahan Pengelolaan.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: T Technology > T Technology (General)
Divisions: Faculty of Engineering, Science and Mathematics > School of Engineering Sciences
Depositing User: Eko Yuli
Date Deposited: 27 Dec 2017 03:51
Last Modified: 27 Dec 2017 03:51
URI: http://eprints.upnyk.ac.id/id/eprint/13971

Actions (login required)

View Item View Item