TEKNIK PEMANENAN AIR HUJAN DALAM PENGELOLAAN KEKRITISAN AIR DI DUSUN DELIK SARI, KELURAHAN SUKOREJO, KECAMATAN GUNUNGPATI, KOTA SEMARANG, PROVINSI JAWA TENGAH

Andriani, Sabella (2017) TEKNIK PEMANENAN AIR HUJAN DALAM PENGELOLAAN KEKRITISAN AIR DI DUSUN DELIK SARI, KELURAHAN SUKOREJO, KECAMATAN GUNUNGPATI, KOTA SEMARANG, PROVINSI JAWA TENGAH. Other thesis, Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Yogyakarta.

[img]
Preview
Text
ABSTRAK.pdf

Download (54kB) | Preview
[img]
Preview
Text
COVER.pdf

Download (110kB) | Preview
[img]
Preview
Text
DAFTAR ISI.pdf

Download (53kB) | Preview
[img]
Preview
Text
LEMBAR PENGESAHAN.pdf

Download (431kB) | Preview

Abstract

Kebutuhan air yang terus meningkat, menyebabkan ketersediaan air di suatu wilayah semakin berkurang. Hal tersebut dibuktikan dengan perubahan penggunaan lahan untuk permukiman yang cakupan wilayahnya semakin luas dari tahun ke tahun. Ketidakseimbangan antara ketersediaan atau cadangan air akan menyebabkan kekritisan air. Tujuan penelitian adalah menganalisis jumlah ketersediaan air dan kebutuhan air yang digunakan, menganalisis tingkat kekritisan air, dan mengetahui teknik pemanenan air hujan di Dusun Delik Sari Penelitian mengenai Teknik pemanenan air hujan dalam pengelolaan kekritisan air dilakukan dengan metode survey, wawancara dan matematis. Parameter yang digunakan adalah curah hujan, topografi dan kemiringan lereng, iklim, jenis tanah, satuan batuan, penggunaan lahan, jumlah penduduk serta data kebutuhan air domestik. Teknik pemanenan air hujan diperoleh dengan mengetahui jumlah ketersediaan air hujan dan kebutuhan air di daerah penelitian. Dari hasil penelitian, diperoleh bahwa total ketersediaan air pada air hujan di wilayah penelitian adalah 45.183.796 liter/bulan dan ketersediaan air pada mataair ketika musim kemarau adalah 513.216 liter/bulan. Total kebutuhan air adalah 1.560.150 liter/bulan. Berdasarkan kriteria kekritisan air menurut Direktorat Bina Program Pengairan didapatkan nilai kekritisan air untuk air hujan sebesar 3,45% dalam kelas belum kritis dan nilai kekritisan air untuk mataair sebesar 303,95% dalam kelas telah kritis. Arahan pengelolaan lingkungan yang sesuai untuk menjaga ketersediaan air di lokasi penelitian adalah dengan melakukan teknik pemanenan air hujan di atas atap dan pemanenan air larian di atas permukaan tanah. Kata Kunci: Ketersediaan Air, Kebutuhan Air, Kekritisan Air, Pemanenan Air Hujan.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: Q Science > Q Science (General)
Divisions: Faculty of Engineering, Science and Mathematics > School of Engineering Sciences
Depositing User: Eko Yuli
Date Deposited: 30 Nov 2017 07:51
Last Modified: 30 Nov 2017 07:51
URI: http://eprints.upnyk.ac.id/id/eprint/13866

Actions (login required)

View Item View Item