PERENCANAAN TEKNIS TAILING DAM PENCUCIAN DI TAMBANG BAUKSIT PT. ANEKA TAMBANG, TbK KECAMATAN TAYAN HILIR KABUPATEN SANGGAU PROVINSI KALIMANTAN BARAT

IRFAN MUGHITSURRAHMAN, MUHAMMAD (2012) PERENCANAAN TEKNIS TAILING DAM PENCUCIAN DI TAMBANG BAUKSIT PT. ANEKA TAMBANG, TbK KECAMATAN TAYAN HILIR KABUPATEN SANGGAU PROVINSI KALIMANTAN BARAT. Masters thesis, UPN ''VETERAN'' YOGYAKARTA.

[img] Text
Abstrak Tesis (Irfan-212080006).pdf

Download (1MB)

Abstract

Penambangan bauksit yang dilakukan oleh PT. Antam Tbk menghasilkan limbah pencucian bauksit (tailing) sebesar 3.892.564 ton/tahun. Berat padatan tailing yang dihasilkan adalah sebesar 722.500 ton/tahun (18%) dan berat air sebesar 3.297.664 ton/tahun (82%). Umur tambang direncanakan selama 30 tahun dan menghasilkan padatan tailing 21.675.000 ton dengan berat jenis dari padatan tailing sebesar 1,8 ton/m' sehingga dibutuhkan penanganan tailing yang tepat. Penanganan tailing dari hasil pencucian dengan cara mengendapkan padatan tailing ke kolam pengendapan (tailing pon{ untuk mendaur ulang air limbah pencucian yang berdasarkan pertimbangan dari rencana produksi dan disesuaikan dengan topografi wilayah tambang. Untuk dapat^menampung padatan tailing dibuat 7 kolam pengendapan dengan luas 2.135.252 m' dan volume 14.379.040 m'. Area terbesar kolam pengendapan terdapat pada TP 7 seluas 779.881*' dengan volume 5.849.108 m3 dan terkecil pada TP 2 seluas 114.453 m2 dengan volume TSS.E9O m'. Kedalaman ruta-rata kolam pengendapan bervariasi antara 6 m sampai dengan 7,5 m. Periode ulang hujan dalam penelitian ini adalah 25 tahun, curah hujan rencana didapatkan dengan menggunakan metode Gumbel sebesar 55,68 mm/hari dan Intensitas hujan didapatkan menggunakan metode Mononobe sebesar 19,89 mm/jam. Saluran penyaliran berbentuk trapezium yang dibuat dengan menggunakan semen dan memiliki kapasitas maksimal 3,02 m'ldetik. Kapasitas saluran penyaliran dapat menampung debit air limpasan terbesar, yaitu sebesar 2,6I m'/detik. Tailing dam dalam penelitian ini adalah bendungan urugan yang berfungsi sebagai pembatas di kolam pengendapan. Terdapat 26 tailing dam yang terdapat di kolam pengendapan dengan ketinggian 5 m - 10 m. Pondasi terbuat dari pasir tailing yang memiliki kedalaman 0,5 m dan memiliki luas yang sama dengan dasar tailing dam. Tanah dasar di bawah pondasi tailing dam merupakan lempung plastisitas tinggi (Ctt) dengan kandungan air sebesar 49Yo.Daya dukung tanah dasar baik dan memiliki tingkat keamanan yang tinggi. Kapasitas aliran filtrasi yang didapatkan yang terbesar terdapat pada tailing dam dengan ketinggian l0 m sebesar 4,8 m'lhari dan terkecil pada ketinggian 5 m sebesar 0,9 m:/trari. Kecepatan filtrasi yang didapatkan relatif sangat kecil, yaitu 0,0092 mlhari untuk terbesar dan 0,0049 mltrari untuk terkecil. Tailing dam yang direncanakan dinyatakan stabil terhadap gejala sufosi (piping) dan sembulan (boiling) yang diakibatkan oleh gaya hydrodinamis dari aliran filtrasi. Tubuh tailing damyang memiliki kandungan tanah homogen (dari overburden), maka diasumsikan kelongsoran pada rotasi dengan bentuk keruntuhan lingkaran. Kestabilan lereng dalam perhitungan ini didapatkan bahwa tailing dam yang dibuat dinyatakan aman dan memiliki faktor aman yang cukup tinggi. Nilai faktor aman minimum sebesar 1,5 dan faktor aman yang didapat pada tailing dam dengan ketinggian 10 m sebesar 3,5 (paling kecil) dan untuk ketinggian 5 m sebesar 6,36 (paling besar). Bauxite mining conducted by PT. Antam Tbk produces bauxite leaching waste (tailings) of 3,892,564 tons/year. The resulting weight of tailings solids amounted to 722,500 tonnes/year (18%) and weight of the water of 3,297,664 tons/year (82%\. Planned mine life of 30 years and produced 21,675 million tons of tailings solids with specific gravity of the tailings solids of 1.8 tor/m3 so that appropriate treaftnent is needed. Treatment tailings to the tailings solids to precipitate settling pond (tailings pond) to recycle waste water washing is based on consideration of the production plan and adapted to the topography of the mine area. To be able to accommodate the solid tailings ponds created 7 with an area of 2,135,252 mz of deposition and the volume of 14,379,04A m3. Area of deposition arc the largest pool in the area of TP 7,779,881 m2 with a volume of 5,849,108 m3 and the smallest atP 2 114,453 nf arcaof 755,390 m3 in volume. The average depth of pond deposition varies between 6 m to 7.5 m. Tailings dam is a dam in this study urugan which serves as a barrier in settling ponds. There are26 tailings dam sedimentation pond located at a height of 5 m - 10 m. Foundation made of sand tailings which have a depth of 0.5 m and an area equal to the tailings dam foundation. Soil under the foundation of the tailings dam is a high plasticity clay (CFf) with a water content of 49 %. Subgrade bearing capacrty is very good and has a high level of security. Filtration capacity of the largest flow contained in the tailings dam with a height of 10 mof 4.8 m3/day and the smallest at a height of 5 m of 0.9 m3/day. Filtration rate obtained is relatively very small, 0.0092 mlday for the biggest and 0.0049m / day for the smallest. Tailings dam is planned otherwise stable against piping and boiling phenomenon, caused by the force of flow filtration hydrodinamis. Tailings dam body which has a homogeneous soil properties (of the overbgrden), then the rotation is assumed to collapse with the collapse of circular shape. Slope stability in this calculation it was found that the tailings dam that created it is safe and has a high safety factor. Minimum sfety factor value of 1.5 and obtained safety factor on the tailings dam with a height of l0 m by 3.5 (the smallest) and to a height of 5 m by 6.36 (the largest).

Item Type: Thesis (Masters)
Subjects: T Technology > TN Mining engineering. Metallurgy
Divisions: Faculty of Engineering, Science and Mathematics > School of Engineering Sciences
Depositing User: Erny Azyanti
Date Deposited: 18 May 2016 03:16
Last Modified: 18 May 2016 03:16
URI: http://eprints.upnyk.ac.id/id/eprint/1351

Actions (login required)

View Item View Item