RENCANA REKLAMASI PASCATAMBANG PADA LAHAN BEKAS PENAMBANGAN BATU ANDESIT CV HANDIKA KARYA KECAMATAN KOKAP KABUPATEN KULON PROGO DIY

SAPUTRI, ANISA WIDYA (2017) RENCANA REKLAMASI PASCATAMBANG PADA LAHAN BEKAS PENAMBANGAN BATU ANDESIT CV HANDIKA KARYA KECAMATAN KOKAP KABUPATEN KULON PROGO DIY. Other thesis, Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Yogyakarta.

[img]
Preview
Text
HALAMAN JUDUL.pdf

Download (125kB) | Preview
[img]
Preview
Text
halaman pengesahan.pdf

Download (503kB) | Preview
[img]
Preview
Text
RINGKASAN.pdf

Download (164kB) | Preview
[img]
Preview
Text
DAFTAR ISI.pdf

Download (155kB) | Preview

Abstract

RINGKASAN CV Handika Karya merupakan salah satu perusahaan yang bergerak di bidang pertambangan batu andesit. Lokasi penambangan berada di Desa Hargorejo, Kecamatan Kokap, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta dengan IUP seluas 30 hektar. Sistem penambangan yang dilakukan adalah tambang terbuka dengan metode kuari. Kegiatan penambangan yang dilakukan oleh CV Handika Karya dapat menimbulkan perubahan lingkungan, maka berdasarkan Permen ESDM RI No. 07 Tahun 2014 mewajibkan setiap perusahaan pertambangan untuk melaksanakan reklamasi dan pascatambang. Rencana reklamasi yang dilakukan meliputi penataan lahan, penanggulangan erosi dan sedimentasi, serta revegetasi. Penataan lahan dilakukan dengan meratakan lapisan tanah penutup sekitar 85 cm khususnya pada dasar kuari serta dibuat miring mengarah ke saluran air dengan kemiringan ± 1%. Selanjutnya pada lereng akan dibuat teras bangku yang dilengkapi dengan saluran air dan tanggul. Penataan lahan pada dasar kuari dilakukan dengan menggunakan bulldozer Komatsu D85EX dengan produksi satu alat bulldozer sebesar 2.184 LCM/hari, sedangkan pada jenjang menggunakan excavator Caterpillar 320 D dengan produksi satu alat excavator sebesar 292,72 LCM/hari. Waktu yang dibutuhkan untuk mengatur bentuk lahan pasca penambangan adalah 136 hari. Penataan tanah pucuk dilakukan dengan sistem pot dengan dimensi (0,75x0,75x0,75) m dengan munjung 0,25 m. Jumlah lubang tanam sebanyak 5.794 lubang dikerjakan selama 38 hari. Pengendalian erosi dan sedimentasi dilakukan dengan mengkombinasikan metode mekanik dan vegetatif. Pengendalian erosi secara mekanik dilakukan dengan pembuatan teras bangku dan pembuatan saluran air, sedangkan pengendalian erosi secara vegetatif dilakukan dengan revegetasi tanaman sengon laut sebanyak 5.794 tanaman dan cover crop berupa rumput vetiver sebanyak 65.156. Pembuatan saluran air berbentuk trapesium dengan kemiringan sisi 60 dikerjakan selama 34 hari. Revegetasi dilakukan dengan penanaman tanaman sengon laut dengan jarak tanam (4x4) m dan covercrop berupa rumput vetiver dengan jarak tanam (0,3x0,3) m. Setelah dilakukan reklamasi terjadi penurunan laju erosi dari 6.113,54 ton/ha/th (Kelas V, sangat berat) menjadi 19,58 ton/ha/th (Kelas II, ringan) pada lereng akhir penambangan, pada lereng disposal terjadi penurunan laju erosi dari 2.266,57 ton/ha/th (Kelas V, sangat berat) menjadi 19,58 ton/ha/th (Kelas II, ringan), dan dari 417,84 ton/ha/th (Kelas IV, berat) menjadi 12,09 ton/ha/th (Kelas I, sangat ringan) pada lereng stock soil.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General)
Divisions: Faculty of Engineering, Science and Mathematics > School of Engineering Sciences
Depositing User: Basir Umaryadi
Date Deposited: 19 Oct 2017 05:01
Last Modified: 19 Oct 2017 05:01
URI: http://eprints.upnyk.ac.id/id/eprint/13387

Actions (login required)

View Item View Item