PENGELOLAAN LINGKUNGAN AREA PENAMBANGAN TRAS DITINJAU DARI TINGKAT KERUSAKAN LAHAN DI DESA NGROGUNG, KECAMATAN NGEBEL, KABUPATEN PONOROGO, PROVINSI JAWA TIMUR

Zorgy Triady, Gede (2017) PENGELOLAAN LINGKUNGAN AREA PENAMBANGAN TRAS DITINJAU DARI TINGKAT KERUSAKAN LAHAN DI DESA NGROGUNG, KECAMATAN NGEBEL, KABUPATEN PONOROGO, PROVINSI JAWA TIMUR. Other thesis, UPN "Veteran" Yogyakarta.

[img]
Preview
Text
ABSTRAK.pdf

Download (11kB) | Preview
[img]
Preview
Text
COVER.pdf

Download (218kB) | Preview
[img]
Preview
Text
DAFTAR ISI.pdf

Download (220kB) | Preview
[img]
Preview
Text
LEMBAR PENGESAHAN.pdf

Download (443kB) | Preview

Abstract

Sebagian besar usaha penambangan yang tidak memperhatikan tata lingkungan, dapat mengakibatkan kerusakan lahan dan berpotensi menimbulkan dampak-dampak negatif terhadap lingkungan, salah satunya adalah penambangan tras di Desa Ngrogung, Kecamatan Ngebel, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kerusakan lahan yang diakibatkan oleh penambangan tras dan untuk mengetahui teknik pengelolaan tambang yang tepat serta berwawasan lingkungan. Metode yang digunakan pada penelitian adalah metode survei lapangan yang dilakukan dengan cara melakukan pengamatan kondisi lapangan, wawancara kepada penduduk setempat, pemetaan, pengambilan sampel dan pengukuran untuk mendapatkan data rona lingkungan serta parameter kerusakan lahan (1) kedalaman lubang galian, (2) jarak terhadap batas izin usaha pertambangan, (3) perbedaan relief dasar galian, (4) kemiringan dasar galian, (5) tinggi jenjang dinding galian, (6) lebar teras galian, (7) tanah yang dikembalikan sebagai penutup dan (8) vegetasi. Uji laboratorium yang berguna untuk mengetahui kualitas sifat fisik serta kimia tanah dan batuan di lapangan. Hasil dari analisis data lapangan di evaluasi dengan metode pengharkatan untuk mendapatkan nilai tingkat kerusakan lahan area penambangan tras. Parameter kerusakan lahan yang digunakan pada penelitian ini mengacu pada Peraturan Gubernur Provinsi Jawa Timur nomor 62 tahun 2010. Berdasarkan hasil penelitian menujukan bahwa lokasi penelitian memiliki 2 tingkat kerusakan lahan yaitu kriteria kerusakan lahan rusak sedang dengan total skor 15-18 dan kriteria kerusakan lahan rusak berat dengan total skor 19-21. Untuk mengembalikan dan memperbaiki fungsi lingkungan, maka pengelolaan yang dilakukan adalah dengan perencaan tambang dimulai dari tahap pra-tambang hingga ke pascatambang diperbaiki dan disesuaikan dengan peraturan yang berlaku. Teknik rekayasa jenjang yang dilakukan adalah dengan cara melakukan pengaturan bentuk lereng Kata kunci: penambangan, kerusakan lahan, pengelolaan

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: T Technology > T Technology (General)
Divisions: Faculty of Engineering, Science and Mathematics > School of Engineering Sciences
Depositing User: Eko Yuli
Date Deposited: 04 Oct 2017 03:42
Last Modified: 04 Oct 2017 03:42
URI: http://eprints.upnyk.ac.id/id/eprint/13172

Actions (login required)

View Item View Item