STRATEGI PENGELOLAAN EKOWISATA MANGROVE BERDASARKAN KESESUAIAN LAHAN DAN DAYA DUKUNG WISATA DI WILAYAH PESISIR DESA JANGKARAN, KECAMATAN TEMON, KABUPATEN KULON PROGO,

Shidqi, Muhammad Farisan (2017) STRATEGI PENGELOLAAN EKOWISATA MANGROVE BERDASARKAN KESESUAIAN LAHAN DAN DAYA DUKUNG WISATA DI WILAYAH PESISIR DESA JANGKARAN, KECAMATAN TEMON, KABUPATEN KULON PROGO,. Other thesis, UPN "VETERAN" YOGYAKARTA.

[img]
Preview
Text
COVER.pdf

Download (141kB) | Preview
[img]
Preview
Text
LEMBAR PENGESAHAN.pdf

Download (374kB) | Preview
[img]
Preview
Text
INTISARI dan ABSTRACT.pdf

Download (155kB) | Preview
[img]
Preview
Text
DAFTAR ISI.pdf

Download (291kB) | Preview

Abstract

INTISARI Wilayah pesisir Desa Jangkaran memiliki potensi yang besar sebagai habitat mangrove, namun potensi yang besar tersebut terganggu juga dengan pengembangan budidaya tambak yang besar sebagai matapencaharian utama masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk :(1) Menentukan kondisi vegetasi mangrove dan kualitas faktor lingkungan perairan dan fisik yang mendukung, (2) Menganalisis tingkat kesesuaian lahan dan daya dukung wisata sebagai areal ekowisata mangrove dan (3) Menentukan strategi dalam pengelolaan ekosistem mangrove sebagai kawasan pengembangan untuk ekowisata. Metode yang digunakan adalah survey dan pemetaan, purposive sampling, wawancara dan uji laboratorium. Parameter daya dukung lahan ditentukan dengan pengukuran kemiringan pantai, kecepatan arus dan kecepatan angin dilanjutkan untuk keterdapatan vegetasi mangrove dicuplik dengan menggunakan kuadrat plot berukuran 1 m x 1 m untuk strata semai; plot ukuran 5 m x 5 m untuk strata pancang dan; plot ukuran 10 m x 10 m untuk strata pohon serta diikuti pengambilan sampel substrat dan air dilakukan secara terpilih pada plot penelitian di lapangan. Semua parameter di analisis dengan pendekatan deskriptif analitik guna mengetahui keterkaitan antar parameter. Hasil penelitian menunjukkan kondisi ekosistem mangrove cukup baik dengan Avicennia marina dan Rhizophora macronata memiliki kontribusi tertinggi sebagai ekosistem mangrove di lokasi penelitian. Untuk kualitas perairan secara keseluruhan baik menurut Kep. Men. LH/51/2004. Faktor fisik lingkungan yang terukur meliputi tekstur tanah, bahan organik, pH tanah, kemiringan pantai, arus pasang surut masih dapat mendukung untuk pertumbuhan. Nilai Evaluasi Kesesuaian lahan diperoleh rata-rata mencapai 71,42% yang berarti termasuk kategori S1 (Sangat Sesuai). Daya dukung kawasan untuk kegiatan ekowisata mampu menampung 252 wisatawan perhari dengan kegiatan tracking, fotografi, edukasi dan birdwatching. Arahan strategi pengelolaan lingkungan yang tepat untuk pengembangan ekowisata di Desa Jangkaran antara lain pembuatan hybrid engineering, silvofishery atau wanamina, pendekatan secara institusi dan pendekatan sosial-ekonomi. Kata kunci: Pesisir, Mangrove, Ekowisata, Kesesuaian lahan, Wanamina.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: T Technology > TD Environmental technology. Sanitary engineering
Divisions: Faculty of Engineering, Science and Mathematics > School of Civil Engineering and the Environment
Depositing User: Basir Umaryadi
Date Deposited: 29 Sep 2017 02:01
Last Modified: 29 Sep 2017 02:01
URI: http://eprints.upnyk.ac.id/id/eprint/13036

Actions (login required)

View Item View Item