TINGKAT RISIKO BENCANA BANJIR TERHADAP KAWASAN PERMUKIMAN DI DAS WAI BATU MERAH, KECAMATAN SIRIMAU, KOTA AMBON, PROVINSI MALUKU

Hantari, Retna Dwi (2014) TINGKAT RISIKO BENCANA BANJIR TERHADAP KAWASAN PERMUKIMAN DI DAS WAI BATU MERAH, KECAMATAN SIRIMAU, KOTA AMBON, PROVINSI MALUKU. Other thesis, UPN "Veteran" Yogyakarta.

[img]
Preview
Text
Intisari.pdf

Download (91kB) | Preview

Abstract

ABSTRACT Flooding incidence in Ambon city caused by such as the high rainfall. The potential of flood bigger as much as lacking the residence awareness to keep the cleanliness of river, increasing the residence population and resident expansion in flood plain of the river. Improper land use causes an increasing the risk of disaster. Increasing risk of disaster will be severe if the people who lives in disaster risk zone completely unaware of and lack on responsive against the presence disaster potential in their own resident. Therefore, need a setting of flood plain to reduce flood risk. This study aims to (1) Determine the level of flood risk in DAS Wai Batu Merah. (2) Determine the direction of flood management in DAS Wai Batu Merah to minimize the impact of risk flood prone. The methods used in the study are the method of observation, interviews/questionnaires, scoring, and overlay. The parameters used were divided into 3 categories: threats parameters such as rainfall data, slope, soil texture, soil infiltration, land use, height and duration of flooding; vulnerability parameters such as the high number of buildings and population; and capacity parameters such as the people perception of the disaster and the capacity of communities in flood disaster management. Based on the analysis, the study area has two levels of flood risk that is the medium level of flood risk (quite risky) of 4,79 Ha or 11,13% from the area of research and a great level of flood risk (risk) of 38,24 Ha or 88,87% from the area of research. Referral management which appropriate to the research area are the manufacture and increasing the embankment height, repair/improvement of the river, planting along the banks of the river, and through the social approaching and institution. Keywords: Flood, flood risk, resident, flood management arrangement INTISARI Kejadian bencana banjir di Kota Ambon antara lain disebabkan oleh curah hujan yang relatif tinggi. Potensi terjadinya banjir semakin besar dikaitkan dengan kurangnya kesadaran masyarakat untuk menjaga kebersihan sungai, meningkatnya kepadatan penduduk serta maraknya perluasan permukiman di kawasan dataran banjir (flood plain) suatu sungai. Penggunaan lahan yang tidak tepat menyebabkan adanya peningkatan kerentanan bencana. Peningkatan kerentanan bencana akan diperparah apabila masyarakat yang tinggal di wilayah rawan bencana sama sekali tidak menyadari dan tanggap terhadap adanya potensi bencana di wilayahnya. Oleh karena itu, perlu adanya pengaturan daerah dataran banjir untuk mengurangi risiko bencana banjir. Penelitian ini bertujuan (1) Mengetahui tingkat risiko bencana banjir di DAS Wai Batu Merah. (2) Menentukan arahan pengelolaan bencana banjir di DAS Wai Batu Merah untuk meminimalkan dampak risiko rawan banjir. Metode yang digunakan adalah metode observasi, wawancara/kuesioner, pengharkatan (scoring), dan tumpangsusun (overlay). Parameter yang digunakan dibagi menjadi 3 kategori yaitu parameter ancaman antara lain data curah hujan, kemiringan lereng, tekstur tanah, infiltrasi tanah, penggunaan lahan, tinggi dan lama banjir; parameter kerentanan diantaranya kepadatan bangunan dan kepadatan penduduk; dan parameter kapasitas diantaranya persepsi masyarakat tentang bencana dan kapasitas masyarakat dalam penanggulangan bencana banjir. Berdasarkan hasil analisis, daerah penelitian mempunyai dua tingkat risiko banjir yaitu tingkat risiko banjir sedang (cukup berisiko) seluas 4,79 Ha atau 11,13 % dari luas daerah penelitian dan tingkat risiko bencana banjir besar (berisiko) seluas 38,24 Ha atau 88,87 % dari luas daerah penelitian. Arahan pengelolaan yang sesuai pada daerah penelitian adalah pembuatan dan peninggian tanggul, perbaikan/ peningkatan sungai, penanaman di sepanjang bantaran sungai, serta melaui pendekatan sosial dan institusi. Kata kunci : Banjir, risiko banjir, permukiman, arahan pengelolaan banjir

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: T Technology > TD Environmental technology. Sanitary engineering
Divisions: Faculty of Engineering, Science and Mathematics > School of Civil Engineering and the Environment
Depositing User: Ratna Sufiatin
Date Deposited: 17 May 2016 08:39
Last Modified: 17 May 2016 08:39
URI: http://eprints.upnyk.ac.id/id/eprint/1272

Actions (login required)

View Item View Item