IDENTIFIKASI RONGGA BAWAH PERMUKAAN MENGGUNAKAN METODE GEOLISTRIK RESISTIVITAS KONFIGURASI DIPOLE-DIPOLE PADA DAERAH “X”

Septiana Pratama, Robby (2017) IDENTIFIKASI RONGGA BAWAH PERMUKAAN MENGGUNAKAN METODE GEOLISTRIK RESISTIVITAS KONFIGURASI DIPOLE-DIPOLE PADA DAERAH “X”. Other thesis, UPN "Veteran" Yogyakarta.

[img]
Preview
Text
ABSTRAK.pdf

Download (147kB) | Preview
[img]
Preview
Text
COVER.pdf

Download (120kB) | Preview
[img]
Preview
Text
DAFTAR ISI.pdf

Download (261kB) | Preview
[img]
Preview
Text
HALAMAN PENGESAHAN.pdf

Download (2MB) | Preview

Abstract

Identifikasi rongga bawah permukan dilakukan di daerah “X”, berdasarkan informasi bahwa adanya keterdapatan rongga bawah permukan yang belum di ketahui posisi serta kedalmannya, maka dilakukan penelitian menggunakan salah satu metode geofisika dengan tujuan untuk mengethui keberadaan rongga bawah permukaan, sehingga pada saat ekploitasi tidak terjadi kecelakaan tambang. Penelitian ini menggunakan metode geolistrik resistivitas dengan konfigurasi dipole-dipole. Konfigurasi tersebut digunakan karena memiliki sensitifitas yang baik untuk perubahan resistivitas secara horizontal, sehingga konfigurasi dipole-dipole ini baik digunakan untuk identifikasi rongga atau struktur bawah permukaan. Pengukuran dilakukan sebanyak 12 lintasan, dari lintasan A’-A hingga L’-L dengan panjang lintasan 400 meter memiliki arah lintasan Barat-Timur. Rongga bawah permukaan pada daerah penelitian memiliki dua tipe, yaitu rekahan yang terisi oleh fluida dan rongga yang terisi oleh udara. Berdasarkan pengolahan data geolistrik resistivitas konfigurasi dipole-dipole maka didapatkan hasil interpretasi berupa adanya keterdapatan rongga bawah permukaan yang terisi oleh udara pada tiga lintasan yaitu pada lintasan E’-E, G’-G dan I’-I, sedangkan untuk rekahan yang terisi fluida atau terdapat pada setiap lintasan. dengan nilai resistivitas dari 35 ohm.m sampai 100 Ohm.m, nilai resistivitas 100 Ohm.m sampai dengan 600 ohm.m merupakan batugamping lapuk, nilai resistivitas dari 600 ohm.m sampai dengan 3500 ohm.m merupakan batugamping keras dan lebih dari 3500 ohm.m merupakan rongga terisi udara. Kata kunci : geolistrik, dipole-dipole, batugamping, rongga bawah permukaan

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: Q Science > QE Geology
Divisions: Faculty of Engineering, Science and Mathematics > School of Engineering Sciences
Depositing User: Eko Yuli
Date Deposited: 13 Jun 2017 02:57
Last Modified: 13 Jun 2017 02:57
URI: http://eprints.upnyk.ac.id/id/eprint/12105

Actions (login required)

View Item View Item