PREDIKSI TEKANAN FORMASI DAN TEKANAN REKAH FORMASI DALAM MENGIDENTIFIKASI PROBLEM HILANG LUMPUR DAN PENENTUAN DENSITAS LUMPUR PEMBORAN YANG TEPAT PADA TRAYEK 8 ½” SUMUR “ALF-01” LAPANGAN “Y”

MAULANA, ALFILA (2017) PREDIKSI TEKANAN FORMASI DAN TEKANAN REKAH FORMASI DALAM MENGIDENTIFIKASI PROBLEM HILANG LUMPUR DAN PENENTUAN DENSITAS LUMPUR PEMBORAN YANG TEPAT PADA TRAYEK 8 ½” SUMUR “ALF-01” LAPANGAN “Y”. Other thesis, UPN "Veteran" Yogyakarta.

[img]
Preview
Text
Abstrak.pdf

Download (196kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Cover TA.pdf

Download (294kB) | Preview
[img]
Preview
Text
DAFTAR ISI.pdf

Download (27kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Lembar Pengesahan.pdf

Download (349kB) | Preview

Abstract

Hilang lumpur didefinisikan sebagai hilangnya sebagian atau seluruh lumpur pemboran (fluida pemboran) saat disirkulasikan, sehingga fluida masuk kedalam formasi yang ditembus. Sumur ALF-01 Lapangan “Y” merupakan jenis sumur deliniasi yang bertujuan untuk menentukan batas-batas reservoir. Sumur ini memiliki target utama pemboran yaitu pada Formasi Sawahtambang, dimana Formasi Sawahtambang terdiri dari batuan pasir,shale dan sedikit sisipan coal yang memiliki porositas dan permeabilitas yang tinggi merupakan indikasi bisa terjadinya problem hilang lumpur pada pemboran sumur ALF-01. Analisa penyebab hilang lumpur akan dikaji berdasarkan aspek formasi, aspek lumpur pemboran dan faktor tekanan. Berdasarkan aspek formasi dilakukan dengan menganalisa data lithologi dari data mud log dan data logging dan berdasarkan aspek lumpur pemboran dilakukan dengan menghitung equivalent circulating density (ECD) dan bottom hole circulating pressure (BHCP), berdasarkan faktor tekanan, dengan memprediksi serta menghitung tekanan formasi, tekanan hidrostatik lumpur dan tekanan rekah formasi, kemudian membandingkan antara tekanan formasi dengan tekanan hidrostatik dari lumpur pemboran dan membandingkan equivalent circulating density (ECD) dengan tekanan rekah formasi, menganalisa problem hilang lumpur berdasarkan diameter lubang bor pada kedalaman yang ditembus dari data caliper log. Penanggulangan hilang lumpur pada sumur ALF-01 yaitu dengan menghentikan pemboran untuk sesaat, menurunkan densitas lumpur pemboran, menurunkan rate pompa dan penyumbatan dengan lost circulating material (LCM). Dari hasil analisa perhituangan tekanan yang dilakukan pada interval kedalaman 5044-5097 ft (TVD), 5097-5226 ft (TVD), 5245-5495 ft (TVD), 5495-5540 ft (TVD), 6160-6419 ft (TVD) dan 6419-6595 ft (TVD) didapat tekanan formasi sebesar 2489 psi - 3174 psi dan tekanan BHCP sebesar 3044 psi – 3770 psi jauh dibawah tekanan rekah formasi yang memiliki nilai 5995 psi - 8710 psi, maka dapat diketahui penyebab terjadinya hilang lumpur yang terjadi pada pemboran sumur ALF-01 Trayek 8 ½” Lapangan “Y” yaitu bukan akibat dari tekanan BHCP yang melebihi tekanan rekah formasi melainkan akibat formasi batuan yang di tembus, yaitu formasi batu pasir dan coal yang memiliki nilai porositas dan permeabilitas yang tinggi dan didukung dengan perbedaan overbalance yang terlalu besar antara tekanan formasi dengan tekanan hidrostatik maupun dengan BHCP dari lumpur pemboran yaitu sekitar 300 psi - 560 psi, berada di atas batas toleransi yang di izinkan yaitu 100 psi - 200 psi, sehingga lumpur pemboran menginvasi masuk kedalam formasi porous permeable yang dapat dibuktikan dari pembacaan caliper log dimana pada kedalaman terjadinya lost, diameter lubang bor yang seharusnya berukuran 8 ½ inch mengalami pembesaran menjadi 8.6 inch - 9.4 inch. Klasifikasi jenis hilang lumpur yang terjadi pada pemboran trayek ini yaitu partial loss dan severe loss dengan besarnya hilang lumpur yang terjadi berkisar 0.1 bpm - 2 bpm (barrel/minute) lumpur.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: T Technology > T Technology (General)
Divisions: Faculty of Engineering, Science and Mathematics > School of Engineering Sciences
Depositing User: Eko Yuli
Date Deposited: 12 Apr 2017 03:51
Last Modified: 12 Apr 2017 03:51
URI: http://eprints.upnyk.ac.id/id/eprint/11802

Actions (login required)

View Item View Item