KETERLIBATAN AUSTRALIA DALAM KEAMANAN REGIONAL PASIFIK SELATAN (ERA JOHN HOWARD)

Wuryanti, Mareta (2012) KETERLIBATAN AUSTRALIA DALAM KEAMANAN REGIONAL PASIFIK SELATAN (ERA JOHN HOWARD). Other thesis, UPN ''VETERAN'' YOGYAKARTA.

[img] Text
RESUME.pdf

Download (155kB)

Abstract

Australia memiliki kepentingan global yang memerlukan kebijakan luar negeri dan perdagangan dengan lingkup yang luas. Prioritas Pemerintah pada hubungan dengan negara-negara Asia Pasifik terutama di Pasifik Selatan tidak mengurangi kepentingan penting Australia di Amerika, Eropa dan tempat lain. Keterlibatan lebih dekat dengan Asia melalui hubungan regional dengan Pasifik Selatan menciptakan kembali identitas Australia. Australia memiliki perkembangan ekonomi yang signifikan, kualitas yang tinggi dalam pendidikan dan lembaga pelatihan, maju secara infrastruktur fisik, dan penggunaan informasi dan teknologi yang termasuk tertinggi di dunia. Berbagai hal yang mendorong Australia untuk terlibat dalam pencipataan keamanan regional di Pasifik Selatan. Ditunjukan dengan arti penting Pasifik Selatan bagi Australia, yaitu pertama, letaknya yang berada di utara dan timur Australia yangmana Australia sendiri menganggap anacaman selalu datang dari wilayah utara. Kedua, sebagai wilayah untuk berinvestasi yang menguntungkan, dengan berdirinya perusahaan-perusahaan Australia di beberapa negara di Pasifik Selatan. Ketiga, ketergantungan negara-negara di kawasan Pasifik Selatan dengan “investasi asing dan pasiwisata”. Keempat, wilayah ini juga digunakan sebagai benteng pertahanan terutama untuk menghadang aksi teror atau para teroris yang hendak melakukan aksinya di Australia. Kelima, Munculnya kekuatan cina merupakan suatu fenomena yang selalu menjadi pemikiran utama tiap negara yang merasa kekuatan Cina bukan menjadi sekutu melainkan menjadi ancaman, hal sama juga menjadi pemikiran Australia dimana bangkitnya kekuatan Cina menjadi ancaman bagi negaranya. Kepentingan-kepentingan yang mendasari kerjasama dalam penciptaan keamanan regional di Pasifik Selatan antara lain; pertama, kepentingan keamanan, Australia yang selalu memandang ancaman datang dari utara menjadikan kawasan Pasifik Selatan sebagai benteng pertahanan, selain itu munculnya isu terorisme membuat Australia terus berupaya untuk menciptakan keamanan regional di kawasan ini. Strategi pemerintah untuk kepentingan keamanan Australia didasarkan pada penilaian keamanan kawasan Asia Pasifik. Komponen utamanya sendiri adalah memiliki pertahanan keamanan nasional yang kuat, hubungan aliansi dengan Amerika diperkuat, keamanan regional dan multilateral Australia dibangun. Bentuk kerjasama yang dibangun dalam rangka upaya pencapaian kepentingan keamanan dan intergrasi Australia di kawasan Pasifik Selatan adalah dengan upaya keterlibatan dalam organisasi SPF (South Pacific Forum), serta bentuk bantuan seperti program-program kerjasama di regional kawasan Pasifik Selatan. Salah satunya dengan Pacific Patrol Boat Program (PPBP) yang merupakan bantuan terhadap penguatan sektor nasional masing-masing negara di Pasifik Selatan dengan jalan bantuan Program peningkatan kemampuan kepolisian dimana kerjasama tersebut juga sebagai upaya Australia dalam melindungi wilayah-wilayah yang dianggap strategis. Kedua, kepentingan pencitraan diri, upaya pencapaian kepentingan ini berawal dari implementasi dari poin keempat dalam kebijakan luar negeri era Howard yakni dengan menjadi warga dunia yang baik, selain itu sebagai bentuk konsistensi perannya sebagai “Deputy Sherrif Amerika Serikat”. Bentuk dari implementasi kepentingan pencitraan diri adalah dengan terlibat dalam setiap misi kemanusiaan dan terlibat dalam upaya perdamaian seperti yang terjadi di Kepulauan Solomon dengan terbentuknya RAMSI, serta upaya pemulihan perdamaian di Bauganville, Papua Nugini, keterlibatannya dalam Forum Pasifik Selatan. Ketiga, kepentingan ekonomi, kepentingan ini merupakan faktor pendorong dari beberapa kepentingan Australia dalam keterlibatannya dalam penciptaan keamanan regional Pasifik Selatan. Kepentingan ini muncul dengan adanya ketergantungan negara-negara di kawasan ini pada investasi asing dan bantuan luar negeri. Munculnya perjanjian–perjanjian perdagangan secara bebas, dan kerjasama ekonomi secara bilateral, seperti Australia dengan Vanuatu dan pendanaan serta bantuannya terhadap pemulihan hukum di Vanuatu yang sesuai dengan demokrasi dan keadilan maupun kepentingan ekonomi itu sendiri merupakan bentuk keberlangsungan roda ekonomi Australia yang ada di beberapa negara kawasan Pasifik Selatan. Dari faktor-faktor yang melandasi keterlibatan Australia dalam penciptaan keamanan regional Pasifik Selatan, juga dapat disimpulkan bahwa Australia sangat berperan dalam penciptaan keamanan Pasifik Selatan, dan tanpa adanya bantuan Australia kawasan ini tidak dapat menciptakan keamanan regional. Program-program John Howard seperti Kapal Patroli Pasifik, Polisi Regional, SPARTECA, PICTA, dan PACER sangat berguna bagi terbentuknya keamanan regional Pasifik Selatan, dan program tersebut juga meningkatkan kemandirian masing-masing negara, serta saling kerjasama dalam menyelesaikan suatu krisis

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: J Political Science > JA Political science (General)
Divisions: Faculty of Law, Arts and Social Sciences > School of Social Sciences
Depositing User: Erny Azyanti
Date Deposited: 26 Jan 2017 04:52
Last Modified: 26 Jan 2017 04:52
URI: http://eprints.upnyk.ac.id/id/eprint/11117

Actions (login required)

View Item View Item