EVALUASI PENGGUNAAN WATER FLOODING PADA RESERVOIR L2 BLOK II LAPANGAN KAWENGAN CEKUNGAN JAWA TIMUR BAGIAN UTARA DENGAN METODE PERHITUNGAN DYKSTRA PARSON

Tri Kurnianto, Bagus (2015) EVALUASI PENGGUNAAN WATER FLOODING PADA RESERVOIR L2 BLOK II LAPANGAN KAWENGAN CEKUNGAN JAWA TIMUR BAGIAN UTARA DENGAN METODE PERHITUNGAN DYKSTRA PARSON. Masters thesis, UPN ''VETERAN'' YOGYAKARTA.

[img]
Preview
Text
Abstrak.pdf

Download (13kB) | Preview

Abstract

RINGKASAN Operasi waterflooding dilaksanakan pada lapangan minyak karena biayanya relatif lebih kecil dan lebih efektif dalam pendesakan minyak sisa. Peningkatan perolehan minyak dengan waterflooding dipengaruhi oleh besarnya efisiensi penyapuan, pendesakan dan invasi. Efisiensi penyapuan sangat menentukan keberhasilan proyek injeksi air ini, untuk mencapai efisiensi penyapuan yang baik maka harus diketahui penyebaran porositas dan permeabilitas dalam suatu reservoir. Metode Dykstra-Parson diperkenalkan pada tahun 1950 . Metode ini mampu untuk menghitung derajat heterogenitas permeabilitas atau koefisien variasi permeabilitas (CPV) dan effsiensi penyapuan vertikal (coverage) untuk sebuah lapisan reservoir. Lapangan Kawengan merupakan perangkap Struktur terdiri dari antiklin yang dipotong sesar naik menjadi 5 (lima) Blok. Objek utama dari Lapangan Kawengan adalah batupasir Formasi Ngrayong dengan enam (6) lapisan penghasil. Sumur kajian yang digunakan dalam penelitian ini termasuk dalam Lapisan Reservoar L2 Blok II Lapangan Kawengan. Lapisan L2 merupakan anggota Ngrayong bagian atas yang terdiri dari batu pasir dengan sisipan batu gamping. Sumur injeksi yang digunakan yaitu sumur ”KWG-075iw”. Sedangkan sumur produksinya adalah “KWG-P01” dan “KWG-P04” yang sudah berproduksi sebelumnya. Perhitungan Coefficient Permeability Variation (CPV) diperoleh untuk sumur produksi “KWG-P01” Layer 1 = 0.88916 dan Layer 2 = 0.88558, sedangkan untuk sumur produksi “KWG-P04” Layer 1 = 0.83008 dan Layer 2 = 0.80465. Perhitungan hasil perkiraan coverage dan kumulatif produksi minyak dari tiap sumur produksi disimpulkan bahwa semakin besar coverage maka kumulatif produksi minyak yang dihasilkan akan semakin besar. Hasil perhitungan kumulatif produksi minyak menggunakan Metode Dykstra-Parson adalah 145030.7001 STB. Hasil perhitungan recovery factor (RF) sumur produksi “KWG-P01” Layer 1= 7.17% dan Layer 2 = 3.88%, dan untuk sumur produksi “KWG-P04” Layer 1 = 17.38 % dan Layer 2 = 8.33 %. Operasi waterflooding pada Lapisan L2 Sand Lapangan Kawengan disimpulkan berhasil dilihat dari kumulatif produksi minyak dan efisiensi injeksi yang mangalami kenaikan. Kata kunci : Waterflood, dykstra parson, Kawengan

Item Type: Thesis (Masters)
Subjects: Q Science > QE Geology
Divisions: Faculty of Engineering, Science and Mathematics > School of Engineering Sciences
Depositing User: Erny Azyanti
Date Deposited: 17 May 2016 02:20
Last Modified: 17 May 2016 06:34
URI: http://eprints.upnyk.ac.id/id/eprint/1060

Actions (login required)

View Item View Item